Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur, menekankan pentingnya integrasi data, penguatan kolaborasi lintas sektor, serta optimalisasi berbagai program perlindungan sosial agar penanganan kemiskinan ekstrem semakin efektif.
Ia juga mengajak seluruh peserta sarasehan untuk mendukung keberhasilan Program Sekolah Rakyat dengan membantu memastikan data calon peserta didik berasal dari keluarga yang benar-benar membutuhkan.
“Kami berharap dukungan seluruh peserta sarasehan, khususnya para pekerja sosial di lapangan, untuk bersama-sama menyukseskan Sekolah Rakyat. Apabila menemukan warga dari keluarga kurang mampu yang memenuhi kriteria, bantu memastikan datanya masuk sehingga mereka memiliki kesempatan memperoleh pendidikan melalui Sekolah Rakyat,” jelasnya.
Menurutnya, akurasi data menjadi faktor penting agar setiap program pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
Sarasehan berlangsung interaktif melalui dialog antara narasumber dan peserta yang terdiri atas pengurus IPSM kabupaten/kota se-Jawa Tengah, pekerja sosial masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan. Beragam masukan yang muncul diharapkan menjadi rekomendasi untuk memperkuat kolaborasi dalam percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem, sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu melalui Program Sekolah Rakyat. (fid)
Kolaborasi dan Sekolah Rakyat Perkuat Harapan Warga Keluar dari Kemiskinan

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

“Anggaran kami Rp7 miliar untuk jembatan dan perbaikan jalan. Penanganan jembatan ini sekitar Rp3 miliar….

Menko PM Muhaimin Iskandar meminta Brebes mendapat perhatian khusus karena menjadi kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Tengah. Gubernur, bupati, BUMN, dan pesantren diminta bergerak cepat.

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma melantik 97 pejabat menggunakan sistem manajemen talenta. Sekda Tabroni menegaskan promosi berdasarkan kompetensi, bukan like and dislike.

Bus Gunung Harta N 7387 UA terbakar di Tol Brebes KM 263 saat perjalanan Madura-Jakarta. Sebanyak 28 penumpang selamat.

Pemkab Brebes mempercepat penertiban kabel fiber optik (FO). Bupati Paramitha meminta provider mematuhi aturan daerah dan kewajiban pajak maupun retribusi.







