Polusi Udara Jakarta Paling Parah Hari Ini

Kualitas Udara di Jakarta Terburuk di Dunia

JAKARTA – Kualitas udara di Jakarta kini menjadi yang terburuk di dunia pagi ini. Berdasarkan data dari situs pemantauan kualitas udara, pada pukul 07.10 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI) Jakarta mencapai lebih dari 150, yang berada dalam kategori tidak sehat.

Kondisi ini menimbulkan risiko bagi kesehatan masyarakat, terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru-paru. Dalam kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok rentan, bisa mulai mengalami efek negatif terhadap kesehatan.

IQAir menjelaskan bahwa kondisi ini memerlukan perhatian ekstra agar tidak memperparah masalah kesehatan. Mereka menyarankan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan jika memungkinkan. Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, terutama ketika berada di area dengan tingkat pencemaran tinggi.

Daftar Kota dengan Kualitas Udara Terburuk

Berikut adalah daftar lima kota besar dengan kualitas udara terburuk pagi ini:

  • Jakarta, Indonesia: AQI 175 (tidak sehat)
  • Santiago, Chili: AQI 157 (tidak sehat)
  • Kampala, Uganda: AQI 154 (tidak sehat)
  • Lahore, Pakistan: AQI 142 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
  • Riyadh, Arab Saudi: AQI 132 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)

Di tingkat nasional, kualitas udara tidak sehat juga terjadi di beberapa wilayah seperti Tangerang Selatan dengan AQI 180 dan Tangerang dengan AQI 177. Sebaliknya, beberapa kota memiliki kualitas udara yang baik, antara lain:

  • Pekanbaru, Riau: AQI 4 (baik)
  • Medan, Sumatera Utara: AQI 44 (baik)

Kota dengan Kualitas Udara Terbaik di Dunia

Di skala global, kota-kota dengan kualitas udara terbaik pagi ini antara lain:

  • Bratislava, Slovakia: AQI 6 (baik)
  • Zagreb, Kroasia: AQI 11 (baik)
  • Canberra, Australia: AQI 12 (baik)
  • Melbourne, Australia: AQI 13 (baik)
  • Sydney, Australia: AQI 13 (baik)

Penjelasan tentang Indeks AQI

Indeks Kualitas Udara (AQI) digunakan untuk mengukur konsentrasi polutan dalam udara dan menentukan kategori kualitas udara. Indeks ini mempertimbangkan enam jenis polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.

Nilai AQI keseluruhan ditentukan oleh polutan yang paling berisiko, yaitu yang memiliki angka AQI tertinggi. Rentang nilai AQI berkisar dari 0 hingga 500, dibagi ke dalam enam kategori:

  • Baik: 0–50
  • Sedang: 51–100
  • Tidak sehat untuk kelompok sensitif: 101–150
  • Tidak sehat: 151–200
  • Sangat tidak sehat: 200–299
  • Berbahaya: 300–500

Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat membahayakan kesehatan bagi sebagian populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara berbahaya bisa menyebabkan dampak serius terhadap kesehatan manusia. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan sesuai dengan rekomendasi dari lembaga terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *