Andalan Beton Kerahkan Alat Berat Bantu Bersihkan Reruntuhan Gedung Hogwan Bumiayu

Gedung Hogwan Bumiayu
Alat berat Andalan Beton membantu membersihkan reruntuhan Gedung Hogwan di Desa Dukuhturi, Bumiayu, Brebes, Minggu (30/8/2026). (Foto: Istimewa)

BREBES – Upaya penanganan reruntuhan Gedung Hogwan di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, mendapat dukungan dari Andalan Beton. Perusahaan tersebut mengerahkan alat berat dan personel untuk membantu proses evakuasi serta pembersihan material bangunan yang roboh.

Sebanyak satu unit excavator, dua breaker, dua dump truck, dan 10 pekerja diterjunkan ke lokasi pada Minggu (30/8/2026). Peralatan tersebut digunakan untuk membongkar, memecah, mengangkat, dan mengangkut material bangunan yang berserakan di sekitar lokasi kejadian.

Owner Andalan Beton, Ajie Fajar Islami Ardian, mengatakan keputusan pengerahan alat berat dilakukan setelah pihaknya menerima informasi mengenai kebutuhan peralatan di lapangan. Saat kejadian, Ajie mengaku sedang berada di Bandung bersama keluarganya. Informasi mengenai kebutuhan alat berat disampaikan oleh sejumlah rekannya di DPU Brebes.

“Ketika mendapat informasi, saya sedang berlibur bersama keluarga di Bandung. Teman-teman di DPU Brebes menyampaikan bahwa relawan di lapangan membutuhkan alat berat untuk membongkar puing, melakukan evakuasi, serta membersihkan material yang berserakan di jalan,” kata Ajie saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Minggu siang.

Mendapat informasi tersebut, Ajie langsung berkoordinasi dengan pengurus basecamp Andalan Beton di Kecamatan Bantarkawung. Sejumlah alat berat yang sebelumnya berada di lokasi lain kemudian diarahkan menuju Bumiayu.

“Kami segera koordinasi dengan pengurus di basecamp dan menggeser alat berat ke Bumiayu untuk membantu evakuasi,” ujarnya.

Di lokasi, excavator digunakan untuk mengangkat dan memindahkan material reruntuhan. Sementara dua breaker digunakan untuk memecah bagian beton dan dinding bangunan yang berukuran besar agar lebih mudah ditangani.

Menurut Ajie, kondisi material bangunan yang cukup tebal membuat proses pembersihan membutuhkan peralatan khusus. Pemecahan menggunakan breaker dilakukan untuk memperkecil material sebelum diangkat dan dipindahkan menggunakan excavator.

Dua dump truck juga dikerahkan untuk mengangkut material hasil pembongkaran dari area sekitar gedung. Selain peralatan, 10 pekerja Andalan Beton turut membantu proses pembersihan bersama relawan dan warga di lapangan.

Ajie berharap dukungan alat berat dan personel tersebut dapat mempercepat penanganan reruntuhan, terutama material yang berada di sekitar akses jalan dan kawasan permukiman warga.

Baca Juga:  Geram dengan Praktik Prostitusi, Warung Remang-remang di Kersana Brebes Disegel Warga