Hal yang sama disampaikan oleh petani bawang merah lainnya Dedi. Dia menerangkan, untuk total biaya lahan seperempat bahu mencapai Rp6 juta sampai Rp7 juta.
“Kalau musim penghujan itu kisaran dua sampai tiga juta rupiah. Kalau ini dua kali lipatnya,” jelasnya.
Dia menjelaskan, serangan hama ulat itu terjadi sejak tanaman bawang sudah mulai tumbuh daun. Jika tidak diberi pestisida, potensi serangan hama ulat akan membuat tanaman mati dan tidak tumbuh sehat.
“Serangan hama ulat kalau musim kemarau seperti ini cukup banyak. Jadi, biaya pestisida yang dikeluarkan cukup banyak,” pungkasnya.
Beranda
Headline
Cerita Petani Bawang Merah Brebes: Biaya Produksi Membengkak Tiga Kali Lipat Diserang Hama
Cerita Petani Bawang Merah Brebes: Biaya Produksi Membengkak Tiga Kali Lipat Diserang Hama
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

BREBES – Harga bawang merah di Kabupaten Brebes mengalami penurunan atau anjlok beberapa hari terakhir…

Perum Perhutani dan Peran Kopi dalam Pembangunan Berkelanjutan JAKARTA – Perum Perhutani, sebuah perusahaan BUMN…

Kemudian harga tertinggi sepanjang tahun 2023 mencapai Rp30.500 per kg. Serta harga tertinggi sepanjang tahun…









