Menurut Agung, semua pasar di Kabupaten Brebes yang jumlahnya 29 pasar, membutuhkan sentuhan anggaran dan harus segera diperbaiki. Namun demikian, kata Agung, tahun ini Pemkab Brebes hanya bisa melakukan pemeliharaan 8 pasar dengan masing-masing anggaran sekitar Rp100 juta per pasar.
“Tahun ini minimal kondisi pasar diperbaiki yang bocor. Sementara kita tanggulangi dengan pemeliharaan ringan. Jumlah pasar kita 29 pasar dan harus diperbaiki,” kata Agung.
Agung menjelaskan, pihaknya telah membuat desain engineering (DE) 24 pasar tradisional untuk pengajuan perbaikan kepada pemerintah pusat maupun provinsi. Menurut dia, ada pasar dari sejak dibangun tahun 1980 hingga saat ini belum pernah diperbaiki.
“Semua perlu direhab karena tidak layak. Faktanya pasar kita membutuhkan sentuhan anggaran dan anggaran kita terbatas, tapi kita tidak diam,” tutup Agung.
Miris! Retribusi Pedagang Ditarik Terus, 29 Pasar di Brebes Tak Layak dan Tak Terurus

Rekomendasi untuk kamu

Yusril Ihza Mahendra mengungkap bukti awal indikasi makar dalam kasus penyadapan Presiden Prabowo. Penyidik mendalami Pasal 191 dan 193 KUHP Nasional.

Puluhan wali murid SDN Brebes 01 kompak mengenakan baju hitam saat mendatangi Dindikpora Brebes. Mereka mempersoalkan lokasi relokasi sekolah yang disiapkan untuk perluasan RSUD Brebes.

Pengamat Selamat Ginting mengungkap dugaan pemindahan alat sadap dari Mabes Polri ke rumah sejumlah jenderal. Ia juga menyinggung dugaan pendanaan dari judi online, narkoba, dan tambang ilegal.

Bareskrim mengungkap dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh sejak 2025. Tiga jenderal Polri menjadi tersangka setelah sistem LIMS diduga disalahgunakan.

“Anggaran kami Rp7 miliar untuk jembatan dan perbaikan jalan. Penanganan jembatan ini sekitar Rp3 miliar….







