Sambut Musim Kemarau, Pemkab Brebes Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan dan Karhutla

Menurut Budhi, BPBD juga terus memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan melalui penyaluran bantuan ke sejumlah desa.

Hingga saat ini, ancaman kekeringan terjadi hampir di seluruh kecamatan dengan kategori sedang, sementara wilayah selatan menjadi kawasan yang paling terdampak.

“Ada sekitar tujuh desa yang hampir setiap hari kami lakukan dropping air bersih karena permintaannya cukup tinggi,” katanya.

Ia memperkirakan puncak musim kemarau akan berlangsung pada pertengahan Agustus hingga Oktober. Untuk itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif.

Baca Juga:  Satgas THR 2026 Mulai Beroperasi di Brebes, Paramitha Tegaskan Perlindungan Pekerja

Di sisi lain, Kepala Satpol PP Kabupaten Brebes Caridah mengungkapkan, hingga Selasa (4/8/2026) tercatat sebanyak 32 kejadian kebakaran di Kabupaten Brebes, baik di lahan kering maupun rumah hunian. Kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan seluruh masyarakat selama musim kemarau.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, melakukan deteksi dini, tidak membuang atau menyalakan api sembarangan di lahan kering, serta menghindari tindakan yang dapat memicu kebakaran meluas. Keselamatan masyarakat merupakan tanggung jawab kita bersama,” pungkas Caridah.