Menurut Kapolres, keteladanan Rasulullah SAW semestinya menjadi pedoman anggota kepolisian dalam bersikap, bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Keteladanan Rasulullah SAW hendaknya menjadi pedoman bagi kita dalam bersikap, bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi jajaran kepolisian. Sebab, ukuran keberhasilan institusi Polri pada akhirnya bukan hanya terletak pada kegiatan internal atau program pembinaan personel, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan pelayanan kepolisian.
Jangan Berhenti di Pengajian
Kabag SDM Polres Brebes Kompol Agrimas Megandini mengatakan, kegiatan Maulid Nabi juga diisi dengan peresmian TPQ Kemala Qur’ani Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Brebes di Masjid Uswatun Khasanah Polres Brebes.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat keimanan dan ketakwaan sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan berbagai elemen masyarakat. Namun, nilai-nilai yang disampaikan dalam kegiatan keagamaan tersebut tentu akan lebih bermakna apabila benar-benar diterapkan dalam pelaksanaan tugas.
“Nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi landasan bagi personel dalam mengambil keputusan, berinteraksi dengan masyarakat serta memberikan pelayanan secara profesional, humanis dan penuh tanggung jawab,” kata Agrimas.
Dengan demikian, pesan Maulid Nabi di Polres Brebes bukan sekadar tentang memperingati kelahiran Rasulullah SAW. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingatkan polisi bahwa seragam, kewenangan dan kemampuan penegakan hukum harus berjalan seiring dengan moral, kesabaran dan akhlak.
Sebab, masyarakat tidak hanya membutuhkan polisi yang mampu bertindak cepat ketika terjadi gangguan keamanan. Masyarakat juga membutuhkan polisi yang mampu mendengar, melayani dan memperlakukan setiap warga secara adil dan manusiawi.
Beranda
Headline
Ustadz Das’ad Latif di Polres Brebes: Polisi Jangan Hanya Profesional, tapi Juga Jaga Akhlak
Ustadz Das’ad Latif di Polres Brebes: Polisi Jangan Hanya Profesional, tapi Juga Jaga Akhlak

Rekomendasi untuk kamu

Gus Irfan, anak Gus Irfan, tenaga ahli Kemenhaj, Menteri Haji dan Umrah, klarifikasi Gus Irfan, polemik nepotisme, kekurangan pegawai Kemenhaj, Mochamad Irfan Yusuf

Pengangkatan dua putra Gus Irfan sebagai tenaga ahli Kemenhaj menuai sorotan. Publik menanti penjelasan soal kompetensi, transparansi, dan konflik kepentingan.

Rencana pemanfaatan 12,7 juta hektare hutan rusak untuk biodiesel B50-B100 menuai sorotan. CELIOS memperkirakan potensi kerugian ekonomi dan kesehatan mencapai Rp3.777 triliun.









