Bupati Brebes Perkuat Sinergi dengan Menteri BKKBN, Dorong Program Keluarga Tepat Sasaran

JAKARTA – Bupati Brebes, Paramitha Widyakusuma, melakukan audiensi dengan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji di Ruang Tamu Menteri, Kamis (9/7/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi pelaksanaan Program Bangga Kencana dan pembangunan kependudukan di Kabupaten Brebes.

Dalam audiensi itu, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari penguatan kualitas keluarga, pendampingan bagi ibu hamil dan balita, hingga dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan kependudukan di daerah.

Bupati Brebes, Paramitha Widyakusuma, menyampaikan apresiasinya kepada Menteri Wihaji yang telah menerima audiensi Pemerintah Kabupaten Brebes. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program pusat dan daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, yang telah menerima audiensi kami. Kami berdiskusi tentang bagaimana program pembangunan kependudukan dan keluarga bisa semakin tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di daerah,” ujar Paramitha.

Bupati menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tersusunnya program, tetapi juga dari dampak nyata yang diterima masyarakat.

“Harapan kami sederhana, setiap program yang dijalankan jangan hanya baik di atas kertas, tetapi manfaatnya benar-benar sampai dan dirasakan oleh keluarga-keluarga di masyarakat. Kolaborasi seperti ini yang akan terus kami jaga, karena keluarga yang kuat adalah awal dari daerah yang semakin baik,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Wihaji menjelaskan bahwa Kabupaten Brebes yang memiliki jumlah penduduk sekitar 2,09 juta jiwa saat ini didukung oleh 4.572 Tim Pendamping Keluarga (TPK), 32 Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), dan sekitar 12 Balai Penyuluhan.

Menurutnya, Tim Pendamping Keluarga memiliki peran strategis dalam mendampingi ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita sebagai upaya meningkatkan kualitas keluarga dan menekan berbagai persoalan kependudukan.

Selain itu, Menteri Wihaji juga memaparkan Program Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) yang memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah. Melalui program tersebut, daerah berpeluang memperoleh dukungan pendanaan pendampingan berkisar antara Rp5 miliar hingga Rp15 miliar, sesuai ketentuan yang berlaku melalui sinergi dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri.

Pemerintah Kabupaten Brebes berharap sinergi yang terus terjalin dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN mampu memperkuat pembangunan keluarga, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mewujudkan pembangunan kependudukan yang terintegrasi dan berkelanjutan di Kabupaten Brebes.

Baca Juga  Curanmor di Brebes, Motor Honda Beat Raib Digasak Maling saat Korban Tertidur Jaga Warung