Pemantauan juga mencatat 182 titik hot spot, terdiri atas 34 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi dan 148 titik dengan tingkat kepercayaan rendah. Sementara itu, dari estimasi 47,5 hektare area terbakar terdapat 20 fire spot, termasuk tiga titik lama yang masih dalam proses pemadaman.
Desa Air Merah Jadi Salah Satu Fokus
Salah satu lokasi yang mendapat perhatian satgas darat berada di Desa Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. Tim Pos 27 berhasil memadamkan kebakaran di area sekitar tiga hektare.
Setelah api dikendalikan, personel tidak langsung meninggalkan lokasi. Pendinginan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala dan memicu kebakaran baru. Penanganan juga diperkuat dari udara melalui helikopter water bombing, terutama pada lokasi yang sulit dijangkau pasukan darat.
OMC Terkendala Minimnya Pertumbuhan Awan
Pemerintah juga mengandalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu penanganan karhutla. OMC telah dilaksanakan pada 26 Agustus hingga 2 September 2026. Selama periode tersebut tercatat delapan sortie dengan total waktu penerbangan 15 jam 32 menit dan menggunakan 8.000 kilogram natrium klorida (NaCl).
Namun, faktor cuaca menjadi tantangan tersendiri. Berdasarkan pemantauan BMKG, hingga 10 September 2026 diperkirakan belum terdapat pertumbuhan awan yang memadai. Kondisi tersebut berpotensi membatasi pelaksanaan OMC.
Karena itu, satgas akan memperkuat patroli dan pemantauan kondisi cuaca sembari mengoptimalkan operasi darat dan udara.
BNPB Beri Dukungan untuk Petugas
Penguatan penanganan karhutla juga mendapat dukungan langsung dari BNPB.
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Jambi, Rabu (2/9/2026), menyampaikan dukungan bagi personel gabungan yang bertugas di lapangan.
Dukungan tersebut antara lain berupa bantuan keuangan dalam bentuk uang semangat bagi personel TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, relawan hingga masyarakat yang turut membantu penanganan karhutla.
Dukungan itu diharapkan menjaga motivasi hampir 6.000 personel satgas darat yang bekerja melakukan pemadaman sekaligus memastikan titik-titik yang telah padam tidak kembali terbakar.
Ketua Tim Pos 27, Ahmadi (55), mengapresiasi perhatian tersebut. Personel BPBD Provinsi Jambi itu menilai dukungan menjadi tambahan motivasi bagi petugas yang menghadapi medan sulit dan kondisi kebakaran lahan gambut.
Meski demikian, Ahmadi menegaskan bahwa dirinya bersama tim tetap menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan sebagai bentuk pengabdian dalam membantu mengendalikan karhutla di Jambi.
Beranda
Headline
Hampir 1.900 Hektare Terbakar, Satgas Karhutla Jambi Perkuat Operasi Darat dan Udara
Hampir 1.900 Hektare Terbakar, Satgas Karhutla Jambi Perkuat Operasi Darat dan Udara
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Pembersihan tersebut diharapkan dapat mengurangi tumpukan sampah sekaligus menghilangkan sumber bau yang selama ini dikeluhkan…

Karhutla Masih Terjadi di Sejumlah Daerah Ancaman karhutla juga masih terjadi di sejumlah daerah memasuki…

Menurut Budhi, BPBD juga terus memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan melalui penyaluran…

Perbedaan Mendasar Antara Greenland dan Islandia JAKARTA – Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa Greenland terlihat sepenuhnya…








