Lansia di Pekalongan Dicoret dari Bansos Gegara KTP Dipakai Judol, Gubernur Jateng Turun Tangan

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menemui Darmi dan Dayat, pasangan lansia di Kabupaten Pekalongan yang sempat kehilangan bansos
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menemui Darmi dan Dayat, pasangan lansia di Kabupaten Pekalongan yang sempat kehilangan bansos setelah identitasnya diduga disalahgunakan untuk judi online. (Foto: Dok Pemprov Jateng)

Ia pun meminta Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jawa Tengah melakukan pengecekan ulang terhadap data penerima bantuan.

Verifikasi juga diminta dilakukan bersama Kementerian Sosial agar warga yang berada dalam kelompok desil 1 hingga 4 tidak kehilangan hak hanya karena identitasnya disalahgunakan.

“Dinsos juga perlu melakukan verifikasi lagi dengan Kementerian Sosial, jangan sampai masyarakat yang dari desil 1, 2, 3, 4 dimanfaatkan,” tegasnya.

Luthfi juga meminta Bhabinkamtibmas dan Babinsa ikut memberikan edukasi kepada masyarakat di tingkat desa mengenai pentingnya menjaga KTP dan tidak sembarangan meminjamkan identitas. “Ini menyangkut masyarakat desil 1, 2, 3,” ujarnya.

Hak Lansia Dipastikan Kembali
Selain memastikan pemulihan bantuan, pemerintah provinsi dan kabupaten juga memberikan bantuan kepada Darmi dan Dayat. Kasus ini sekaligus menunjukkan pentingnya validasi berlapis dalam penyaluran bansos, terutama bagi warga yang berada dalam kondisi rentan.

Baca Juga:  Jelang Lebaran, Gubernur Luthfi Sidak Pasar Bunder Sragen: Harga Bahan Pokok Stabil, Stok Aman