BOGOR – Menjelang arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2025, Kepolisian Republik Indonesia menyiapkan strategi lalu lintas di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.
Rekayasa berupa sistem one way dan skema buka-tutup akan diberlakukan pada H-7 hingga H+5 Lebaran guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho melakukan peninjauan langsung ke Gadog, Bogor, Sabtu 8 Maret 2024.
Ia memastikan kesiapan skenario rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan saat libur panjang.
“Saat ini kami ada di Gadog, kami pastikan rekayasa lalu lintas di Gadog untuk skenario pada saat Lebaran ini sudah cukup matang,” kata Kakorlantas.
Rekayasa lalu lintas ini disusun berdasarkan prediksi kepadatan yang diperkirakan terjadi pada H-7, H-2, H+2, hingga H+5 Lebaran.
Fokus pengamanan lalu lintas akan tertuju pada titik-titik rawan seperti Pasar Cisarua dan pertigaan Megamendung, yang kerap menjadi simpul kemacetan.
“Tadi saya sudah mendapat pemaparan tentang kondisi H-7, H-2, hingga H+2 dan H+5,” ungkapnya.
“Kondisi lalu lintas sudah diprediksi, kapan akan dilakukan buka tutup, kapan akan dilakukan one way, dan nanti kondisi puncak arus sudah bisa dihitung di Pasar Cisarua dan pertigaan Megamendung,” jelasnya.
Beranda
Jabar
Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Puncak Bogor: H-7 hingga H+5 Lebaran Diberlakukan Buka Tutup
Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Puncak Bogor: H-7 hingga H+5 Lebaran Diberlakukan Buka Tutup

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Inspeksi mendadak Ombudsman RI di Lapas Cibinong mengungkap adanya bangunan mirip vila yang dihuni warga binaan dengan fasilitas seperti AC, televisi besar dan peralatan kebugaran.

BANDUNG — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kota Bandung melakukan aksi penyemprotan air di…

Polemik Lagu Bupati Purwakarta Mengundang Perhatian Gubernur Jawa Barat Polemik yang muncul dari lagu Lalaki…

Warga Tak Menyangka Kekerasan Terjadi di Sekitar Tempat Tinggal BANDUNG – Di kawasan Bandung, warga…

Penangkapan Terduga Pelaku Penganiayaan di Bandung: Kehancuran yang Diakhiri dengan Penyerahan Diri BANDUNG – Kasus…







