Kasus Penganiayaan dan Penyekapan Pacar di Bandung: Pelaku Ditangkap, Keluarga Ungkap Tipu Daya
BANDUNG – Kasus penganiayaan dan penyekapan yang menimpa YTR (29), seorang perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, akhirnya mengarah pada penangkapan pelaku. Taufik Hidayat (30) ditangkap oleh aparat kepolisian di Majalaya, Kabupaten Bandung, pada Selasa (23/6/2026). Ia sempat buron selama lebih dari seminggu sebelum akhirnya dapat ditangkap.
Meski kasus ini telah berakhir dengan penangkapan pelaku, keluarga korban kembali mengungkap fakta-fakta penting terkait tindakan tipu daya yang dilakukan oleh Taufik Hidayat. Informasi tersebut disampaikan dalam sebuah pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dalam unggahan Instagram @dedimulyadi71, kakak ipar YTR bernama Melani menceritakan awal mula keluarga mengetahui bahwa YTR menjalin hubungan dengan Taufik Hidayat. Menurut Melani, YTR pernah membagikan foto laki-laki tersebut di status WhatsApp-nya.
“Saya komentar ‘pacar baru teh?’ dan dia menjawab ‘iya teh pacar baru.’ Saya doakan yang terbaik untuk teteh,” ujarnya.
Dedi Mulyadi bertanya apakah Taufik pernah berkunjung ke rumah. Melani menjawab bahwa ia hanya sekali datang, namun tidak bertemu langsung dengannya. Yang bertemu adalah orang tua YTR.
Melani juga menjelaskan bahwa awalnya YTR tidak menunjukkan tanda-tanda aneh meskipun sedang menjalin hubungan dengan Taufik Hidayat. Namun, situasi berubah setelah YTR pindah kerja dari Rancaekek ke office di Pasteur. Awalnya, segalanya berjalan lancar, dan YTR pulang ke Rancaekek setiap hari Jumat.
“Saya kira waktu itu belum (pacaran). Jadi mereka kenal di Pasteur,” tambah Melani.
Selama 3-5 bulan, hubungan antara YTR dan Taufik Hidayat berjalan baik. Namun, gelagat aneh mulai muncul ketika YTR membawa Taufik Hidayat ke rumah untuk pamit menonton konser. Itu menjadi momen terakhir mereka bertemu.
“Tiba-tiba dia upload foto laki-laki itu. Beberapa hari kemudian, dia bawa laki-laki itu. Katanya mau nonton konser,” cerita Melani.
Dedi Mulyadi bertanya apakah YTR meminta izin ke rumah untuk menonton konser bersama pacarnya. Melani menjawab bahwa itulah yang terjadi.
Lebih lanjut, Melani mengungkapkan bahwa Taufik Hidayat menipu keluarga dengan mengaku sebagai pegawai bank bernama Yuda. Alih-alih menggunakan nama aslinya, ia memperkenalkan diri dengan nama lain.
“Dikenalkannya namanya Yuda, kerja di bank,” ujar Melani.
Dedi Mulyadi kemudian bertanya apakah Taufik menggunakan panggilan seperti bang miun atau sejenisnya. Melani menjawab bahwa itu adalah pertemuan terakhir mereka.
Peristiwa ini menunjukkan betapa berbahayanya tindakan tipu daya yang dilakukan oleh Taufik Hidayat. Keluarga korban berharap kasus ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap orang-orang yang tidak dikenal dan memiliki niat jahat.












