Masyarakat juga disarankan mengatur waktu kegiatan di luar ruangan agar tidak terlalu lama terpapar panas matahari. Selain menjaga kondisi tubuh, BMKG meminta masyarakat menggunakan air secara bijaksana. Penggunaan air tanah juga diimbau disesuaikan dengan kebutuhan mengingat curah hujan masih rendah.
Jangan Sembarangan Membakar
Kondisi kering juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan dan hutan. BMKG meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, khususnya selama periode kering.
Jika pembakaran untuk kebutuhan tertentu tidak dapat dihindari, masyarakat diminta memastikan aktivitas tersebut berada dalam pengawasan dan api benar-benar telah padam setelah selesai.
“Dengan kondisi kekeringan, diimbau tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan, atau jika melakukan pembakaran sebaiknya dalam pengawasan,” pungkas Giarto.
Masyarakat di Jawa Tengah pun diimbau tetap waspada menghadapi cuaca panas dan kondisi kering hingga memasuki periode hujan pada November.
Beranda
Headline
BMKG Ungkap Cuaca Panas Jateng Masih Berlanjut hingga Oktober, Warga Diminta Waspada
BMKG Ungkap Cuaca Panas Jateng Masih Berlanjut hingga Oktober, Warga Diminta Waspada

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Hingga laporan dibuat, proses verifikasi masih berjalan. PMI Kabupaten Brebes mengedepankan ketepatan data dan kerahasiaan…

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendukung penindakan dugaan BBM ilegal setelah TNI AL mengamankan 407 ton solar dari kapal SPOB Nurfaizah 03.

Pemerintah Kecamatan Bener juga meminta masyarakat yang masih mengalami keluhan kesehatan segera mendapatkan pemeriksaan medis….

Warga Makassar, Arjuna, mengaku mengalami kerugian sekitar Rp160 juta dalam dugaan penipuan jasa modifikasi motor di Slawi. Ia mengklaim telah melaporkan kasus tersebut dan datang langsung ke Jawa Tengah untuk meminta kepastian hukum.

Sebelumnya, Pemprov Jateng juga telah memberikan insentif berupa potongan nilai pajak sebesar 5 persen pada…







