Geger! Macan Kumbang Masuk Rumah Warga di Batang, Dievakuasi Usai Memangsa 7 Ekor Ayam

Macan Kumbang Masuk Rumah
Petugas mengevakuasi macan kumbang di Dukuh Ngasinan Desa Gunungsari Kecamatan Bawang Kabupaten Batang. (Foto: Istimewa)

Selama menunggu tim penanganan satwa liar tiba, macan tersebut masih berada di sekitar rumah warga. Dalam kurun waktu sekitar pukul 05.30 hingga 11.00 WIB, satwa itu memangsa sekitar tujuh dari 25 ekor ayam milik warga.

Tim BKSDA Jawa Tengah tiba di lokasi sekitar pukul 10.00-10.30 WIB dan langsung menyiapkan proses evakuasi.

Penanganan melibatkan tim BKSDA Jawa Tengah, Taman Safari Beach Batang bersama dokter hewan, Damkar, BPBD Kabupaten Batang, kepolisian, Polhut, serta jajaran Muspika Kecamatan Bawang.

Baca Juga:  Elon Musk Jadi Orang Kaya Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 8.311 Triliun

Sekitar pukul 11.30 WIB, macan kumbang berhasil dilumpuhkan secara terukur menggunakan obat bius dan kemudian dimasukkan ke dalam kandang khusus untuk dibawa ke Semarang.

Kepala Kepolisian Sektor Bawang, AKP Slamet Riyanto, mengatakan macan tersebut diduga turun ke permukiman karena kesulitan mencari makanan akibat mengalami luka pada salah satu kakinya.

“Dugaan sementara, macan kumbang tersebut turun ke pemukiman warga untuk mencari makan karena salah satu kakinya mengalami luka, sehingga kesulitan beradaptasi mencari makanan dan sekarang mendapatkan perawatan medis lebih lanjut,” jelas Slamet.

Baca Juga:  Harga Cabai Terus Merangkak Naik Sejak Tiga Pekan Lalu

Kepala Desa Gunungsari, Tutur Budiyono menambahkan, macan yang dievakuasi merupakan satwa dewasa dengan ukuran kira-kira sebesar kambing dewasa. Dari pengamatan warga, salah satu kakinya mengalami luka lama sehingga terlihat sedikit pincang.

Rumah warga yang dimasuki macan tersebut berada tepat di perbatasan permukiman dengan kawasan hutan Perhutani. Kandang ayam yang menjadi lokasi awal kemunculan satwa bahkan hanya berjarak sekitar setengah meter dari pintu rumah.

Menurut Tutur, warga sebenarnya telah lama mengetahui keberadaan macan kumbang di kawasan hutan sekitar lokasi. Sejumlah petani bahkan pernah berpapasan dengan satwa tersebut ketika beraktivitas di hutan maupun kebun.

Baca Juga:  Izin HGU di IKN Nyaris Dua Abad, Pengamat: UU IKN Langgar Prinsip UUD 1945

“Sepengetahuan warga, memang sering bertemu langsung dengan macan tersebut, tapi di hutan. Alhamdulillah tidak pernah mengganggu atau mencederai manusia,” katanya.

Namun, kemunculan hingga masuk ke rumah warga baru kali ini terjadi. Warga menyebut kawasan hutan di sekitar permukiman tersebut sebagai Hutan Ngasinan.