Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Brebes Juwita Asmara menjelaskan, MPP dibangun untuk mendekatkan dan memudahkan masyarakat memperoleh berbagai layanan dalam satu tempat. Saat ini, terdapat 24 instansi dan OPD yang bergabung di MPP dengan total 150 jenis layanan.
Juwita mengatakan, salah satu inovasi pelayanan yang tersedia adalah Balai Nikah. Layanan tersebut merupakan hasil sinergi Pemerintah Kabupaten Brebes, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes, dan BAZNAS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan akses layanan pernikahan.
“Balai Nikah bertujuan memberikan kemudahan akses pelayanan pernikahan kepada masyarakat, termasuk membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam pembiayaan pelaksanaan pernikahan,” jelasnya.
Selain mendorong masyarakat melaksanakan pernikahan sesuai ketentuan hukum dan administrasi, Balai Nikah menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik agar semakin mudah, cepat, dan terjangkau. Pemberian bantuan modal usaha juga diharapkan menjadi pemantik bagi pasangan untuk mulai mengembangkan usaha dan memperkuat ekonomi keluarga.
Dari 12 pasangan yang mengikuti kegiatan, empat pasangan berasal dari Kecamatan Brebes, tiga pasangan dari Kecamatan Wanasari, dua pasangan dari Kecamatan Bulakamba, dua pasangan dari Kecamatan Losari, dan satu pasangan dari Kecamatan Ketanggungan.
Juwita berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi bentuk kolaborasi pelayanan publik yang menyentuh kebutuhan warga.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas dan kemudahan pelayanan publik di Kabupaten Brebes,” pungkasnya.
Salah satu peserta pasangan nikah, Abdul Gofur dan Sella dari Kecamatan Ketanggungan, mengaku bersyukur dapat mengikuti nikah gratis tersebut. Bagi keduanya, layanan itu membantu meringankan beban sekaligus memberikan pengalaman berharga untuk memulai kehidupan sebagai pasangan suami istri.
“Kami sangat bersyukur dan terbantu. Pelayanannya memudahkan kami untuk melaksanakan pernikahan secara resmi. Bantuan modal usaha juga menjadi bekal untuk kami membangun kehidupan bersama,” tutur Abdul Gofur.












