Persoalan kemudian menjadi sorotan karena muncul informasi bahwa anggaran pengadaan ribuan motor listrik tersebut sempat menjadi persoalan dalam sistem penganggaran.
Ketika ditanya apakah pencopotan Luky berkaitan dengan pengadaan motor listrik SPPG, Purbaya pada Mei 2026 menjawab, “Mungkin (karena kebobolan pengadaan motor SPPG). Anda tebak aja sendiri.”
Pernyataan itu kemudian memperkuat dugaan bahwa polemik pengadaan motor listrik berkaitan dengan pergantian Luky.
Namun, Purbaya juga sebelumnya menyatakan bahwa pencopotan Luky merupakan bagian dari rotasi pegawai di Kementerian Keuangan. Karena itu, hubungan langsung antara polemik motor listrik dan pencopotan Luky perlu ditempatkan sebagai dugaan atau konteks yang pernah dikaitkan Purbaya, bukan sebagai alasan resmi yang telah dipastikan.
Kini Kembali ke Panggung Utama Kemenkeu
Lima bulan setelah kehilangan jabatan eselon I, Luky justru kembali dengan posisi baru yang secara struktural berada di level pimpinan kementerian.
Sebagai Wamenkeu, Luky akan membantu Suahasil Nazara menjalankan tugas-tugas Kementerian Keuangan. Menteri Keuangan menyebut pembagian tugas di antara tiga Wamenkeu akan dibahas bersama dan disesuaikan dengan keseluruhan tugas Kemenkeu.
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung juga menyebut Luky memiliki pengalaman panjang di Kemenkeu dan menguasai berbagai aspek, termasuk anggaran.
Kembalinya Luky bukan tanpa modal pengalaman. Ia memulai karier di lingkungan Kementerian Keuangan sejak 1 Maret 1995. Sebelum menjadi Dirjen Anggaran, Luky pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko serta Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan.
Dengan pengalaman panjang tersebut, Luky kembali ke Kemenkeu bukan sebagai pejabat teknis biasa, melainkan sebagai salah satu orang yang berada di lingkar pimpinan kementerian.
Tiga Pekerjaan Menanti Luky
Sekembalinya ke Kemenkeu, Luky mengatakan dirinya tidak membawa program khusus sebagai Wamenkeu. Ia menyebut tugasnya adalah membantu Presiden dan Menteri Keuangan. Meski demikian, ia mengidentifikasi sejumlah pekerjaan yang perlu segera ditangani.













