Kabar Duka di Gelaran BTN Jakarta International Marathon 2026
JAKARTA – Kabar duka menghiasi gelaran BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026. Salah satu peserta kategori Le Minerale Half Marathon, Agus Putranadi, meninggal dunia pada Minggu (14/6/2026). Kepergian pria kelahiran 1997 itu menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga, rekan, dan komunitas pelari.
Panitia penyelenggara JAKIM 2026 melalui pernyataan resmi menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Agus. Dalam pernyataannya, panitia menyebutkan bahwa mereka turut berduka atas kehilangan salah satu peserta mereka.
“Turut berduka cita atas meninggalnya Agus Putranadi (1997–2026) pada Minggu, 14 Juni 2026. Segenap panitia penyelenggara BTN Jakarta International Marathon 2026 menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya salah satu peserta kategori Le Minerale Half Marathon,” demikian pernyataan yang dirilis oleh panitia.
Rekan dan Komunitas Pelari Berduka
Kepergian Agus juga menimbulkan rasa sedih di kalangan sesama pelari yang mengenalnya secara personal. Salah satu dari mereka, Johanrio, mengungkapkan dukacita melalui media sosial. Menurutnya, ia sempat sarapan bersama Agus setelah memberi dukungan kepada peserta kategori 5K dan 10K. Momen kebersamaan yang baru saja terjadi membuat kabar kepergian Agus terasa sangat mengejutkan.
“Hari ini, saya shock, dapat kabar meninggalnya. Selamat jalan Gus, saya bersaksi kamu orang baik,” tulis Johanrio.
Peserta yang Ikuti JAKIM 2026
Pada hari kedua penyelenggaraan JAKIM 2026, sebanyak 25 ribu pelari mengikuti kategori jarak jauh. Kategori tersebut terdiri dari 16.400 peserta Half Marathon dan 8.600 peserta Marathon. Acara tersebut dilepas oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, serta beberapa pejabat lainnya, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga, di Silang Barat Laut Monas, Jakarta Pusat, pada Minggu (14/6/2026).
Rano menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan JAKIM 2026. Ia menyebut bahwa pemerintah provinsi DKI Jakarta bangga dan bahagia karena acara tersebut berjalan dengan baik.
“Kami, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sangat bangga dan bahagia karena JAKIM dapat terlaksana dengan baik. Saya dan Pak Gubernur mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Jakarta. Alhamdulillah, semuanya menyadari bahwa Jakarta adalah milik bersama,” ujar Rano dalam pernyataannya.
Total Peserta yang Ikut JAKIM 2026
Total peserta yang mengikuti JAKIM 2026 mencapai 45.500 pelari selama dua hari. Angka ini naik sekitar 47 persen dibandingkan tahun 2025 yang diikuti sekitar 31.000 peserta. Peningkatan ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat terhadap ajang lari internasional yang diselenggarakan di Jakarta.
“Antusiasme peserta tahun ini meningkat sangat signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan dan minat masyarakat terhadap ajang lari internasional di Jakarta terus tumbuh,” kata Rano.
Rekayasa Lalu Lintas Selama JAKIM 2026
Selama penyelenggaraan JAKIM 2026, pihak penyelenggara melakukan rekayasa lalu lintas untuk memastikan kelancaran jalannya acara. Beberapa wilayah di Jakarta akan dilakukan pengalihan lalu lintas untuk menghindari kemacetan akibat banyaknya peserta yang mengikuti lomba.
Selain itu, Pramono juga mengumumkan bahwa transportasi umum akan diberikan gratis khusus untuk peserta JAKIM 2026. Langkah ini bertujuan untuk memudahkan para peserta dalam mengikuti lomba tanpa khawatir tentang biaya transportasi.






