Polisi Ungkap Pemicu Suami Bacok Istri, Mertua dan Bayi di Brebes: Tersinggung Diminta Bekerja

Terduga pelaku pembacokan keluarga di Randusanga Kulon, Brebes, menjalani pemeriksaan oleh penyidik kepolisian.
Tim penyidik Polres Brebes memeriksa terduga pelaku pembacokan terhadap empat anggota keluarga di Desa Randusanga Kulon. Terduga pelaku diamankan Tim URC Satreskrim di Kota Tegal. (Foto: Istimewa)

BREBES – Perselisihan rumah tangga diduga menjadi pemicu aksi pembacokan terhadap empat anggota keluarga di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Polisi mengungkap, terduga pelaku berinisial Diska Romadhon (27) mengaku tersinggung setelah istrinya meminta agar dirinya bekerja.

Kapolres Brebes AKBP Muhammad Ali Akbar mengatakan, pengakuan tersebut diperoleh dari pemeriksaan sementara terhadap DR. Meski demikian, penyidik masih mendalami motif dan latar belakang penyerangan yang melukai istri, kedua mertua, serta anak kandungnya yang masih bayi.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka merasa terhina oleh perkataan korban sehingga memicu emosinya. Namun, kami masih terus mendalami motif lain yang mungkin melatarbelakangi kejadian tersebut,” terang Ali Akbar, Rabu (14/10/2026).

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu terjadi pada Selasa (13/10/2026) malam. Di tengah pertengkaran yang diduga berkaitan dengan persoalan pekerjaan dan ekonomi keluarga, Diska diduga mengambil sebilah golok dari bagian belakang rumah.

Situasi kemudian berubah menjadi serangan bersenjata tajam. Ayah mertuanya, Taripin (54), yang berusaha mencegah penggunaan golok, justru diduga menjadi korban pertama yang diserang. Ia mengalami sejumlah luka di bagian kepala.

Istri terduga pelaku, Fitri Andiani (24), yang berusaha melerai pertengkaran juga mengalami luka di kepala. Anak mereka yang masih bayi dan berada dalam gendongan turut terluka pada sela ibu jari tangan kiri akibat terkena senjata tajam.

Tak berhenti di situ, Diska diduga menyerang ibu mertuanya, Suripah (54), hingga mengalami luka di bagian kepala.

Kabur ke Kota Tegal, Ditangkap Tim URC Polres Brebes

Setelah penyerangan, Diska diduga melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah timur. Sementara itu, para korban meminta pertolongan warga hingga kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Brebes sekitar pukul 21.45 WIB.

Polisi bergerak setelah menerima laporan. Personel Polsek Brebes bersama jajaran Polres Brebes mendatangi lokasi sekitar pukul 22.00 WIB untuk menangani kejadian, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), dan mengevakuasi para korban ke IGD RSUD Brebes.

Di saat bersamaan, penyidik mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa lokasi kejadian, serta berkoordinasi dengan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Brebes untuk memburu terduga pelaku.

Pengejaran tersebut berujung pada penangkapan pelaku di wilayah Kota Tegal. Ia kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.