Ribuan Hektar Hutan Kalimantan Terbakar, Kabut Asap Ancam Kesehatan Warga

Kebakaran Hutan Kalimantan
Proses pemadaman hutan di Pulau Kalimantan yang terbakar. (Foto: Dok BNPB)

Ancaman Masih Terbuka

Dengan kondisi cuaca yang kering, potensi karhutla di Kalimantan masih perlu diwaspadai. Kebakaran yang awalnya hanya berupa titik kecil dapat dengan cepat meluas apabila berada di kawasan dengan vegetasi kering, ditambah kondisi angin dan rendahnya kelembapan.

Karena itu, masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan diimbau tidak lengah. Pemerintah daerah, aparat, perusahaan pemegang izin, masyarakat desa, relawan dan seluruh pihak terkait perlu memperkuat pengawasan terutama di kawasan yang memiliki riwayat kebakaran.

Karhutla bukan hanya persoalan ketika api sudah membesar. Pencegahan sejak munculnya tanda-tanda awal justru menjadi kunci agar kebakaran tidak berubah menjadi bencana yang lebih luas.

Di tengah musim kemarau 2026, kewaspadaan terhadap karhutla menjadi semakin penting. Sebab, yang dipertaruhkan bukan hanya luas hutan dan lahan, tetapi juga kualitas udara, kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi serta keberlangsungan ekosistem Kalimantan.

Baca Juga:  Pilkada 2024, DPC PDI-P Brebes Bakal Survei 12 Bakal Calon dari Dana Patungan