BREBES – Seorang warga Dukuh Pamijen, Desa Tenggeran, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, ditemukan meninggal dunia setelah terpeleset di Sungai Pedes, Kamis 3 April 2025 pagi. Sungai tersebut licin dan deras usai hujan dan banjir sehari sebelumnya.
Menurut Kepala Desa Tenggeran, Bastomi, Korban bernama Karto (70) yang saat itu hendak berangkat ke sawah sekitar pukul 07.30 WIB. Saat menyeberangi Sungai Pedes, ia diduga terpeleset dan hanyut terbawa arus.
Sekitar pukul 08.30 WIB, warga menemukan Karto tersangkut di bebatuan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Warga yang menemukan jenazah segera melapor ke aparat desa. Tim desa bersama warga mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah duka.
“Sungai ini kemarin meluap karena hujan deras. Mungkin korban terpeleset karena licin,” kata Bastomi.
Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka tidak menuntut apa pun dan menganggapnya sebagai kecelakaan.
“Kami mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat menyeberangi sungai, terutama setelah hujan deras. Jika debit air meningkat, sebaiknya menunda perjalanan demi keselamatan,” ujar Bastomi.
Menurut dia, Sungai Pedes memang sering meluap saat hujan deras, membuat arus deras dan permukaannya licin sehingga berbahaya bagi warga yang melintas.
“Keluarga sudah ikhlas menerima kejadian ini sebagai musibah. Ini murni kecelakaan,” tambah Bastomi.
Kakek 70 Tahun di Brebes Terpeleset dan Tewas di Sungai Pedes

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

BREBES — Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Brebes bergerak cepat membantu seorang anak perempuan berusia…

BREBES – Video adu mulut antara keluarga pasien dan petugas Puskesmas Bandungsari, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten…

BREBES – Kejaksaan Negeri Brebes memusnahkan sejumlah barang bukti dari puluhan perkara tindak pidana umum…

BREBES – Seorang anak buah kapal (ABK) asal Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, meninggal…








