Kepala BNPB menekankan bahwa masyarakat tidak perlu menghadapi situasi ini dengan ketakutan seorang diri. Pemerintah bersama pemerintah daerah, BMKG, BPBD, dan unsur terkait akan terus memantau perkembangan kondisi kegempaan dan memberikan informasi kepada masyarakat.
Ia kembali menegaskan kepada masyarakat untuk tenang dan waspada. Jangan panik, tetapi juga jangan lengah. Dengarkan informasi dari sumber resmi. Pemerintah akan terus berada di tengah masyarakat dan memastikan kebutuhan serta keselamatan masyarakat menjadi prioritas.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah proses pemulihan masyarakat Flores. Selain membangun kembali rumah dan memenuhi kebutuhan dasar penyintas, pemulihan pascagempa juga perlu memberikan rasa aman secara psikologis agar masyarakat secara bertahap dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Kami mengajak masyarakat untuk saling menguatkan, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menjadikan informasi resmi BMKG dan pemerintah sebagai rujukan utama. Dengan kewaspadaan yang tepat dan informasi yang benar, masyarakat diharapkan dapat menghadapi potensi gempa susulan secara lebih tenang dan tidak terjebak dalam kepanikan,” paparnya.
Masyarakat Pulau Flores Pilih Bertahan di Tenda usai Gempa M 7,7 Guncang NTT

Rekomendasi untuk kamu

Besarnya kawasan hutan yang berhasil dikuasai kembali juga menunjukkan skala persoalan tata kelola kawasan hutan…

BNPB mencatat sejumlah karhutla terjadi di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Jawa Timur hingga Selasa (6/10/2026). Puluhan hektare lahan dan hutan terbakar, sementara BNPB mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Gempa M6,1 yang mengguncang Sumba Barat Daya pada 4 Oktober 2026 menyebabkan dampak meluas. Data terbaru BPBD NTT mencatat 299 rumah terdampak dan 299 KK terkena dampak di tiga kabupaten. Aktivitas gempa susulan masih terjadi.

Baca Juga: Warga Dukuhwringin Brebes Demo Dugaan Korupsi, Duit RTLH dan Ratusan Juta Ditilap Perangkat…

Ruang Rawat Inap Berdebu dan Pelayanan Dinilai Alakadarnya Sekretaris Komisi IV DPRD Brebes Abdullah Syafaat…







