Kepala BNPB menekankan bahwa masyarakat tidak perlu menghadapi situasi ini dengan ketakutan seorang diri. Pemerintah bersama pemerintah daerah, BMKG, BPBD, dan unsur terkait akan terus memantau perkembangan kondisi kegempaan dan memberikan informasi kepada masyarakat.
Ia kembali menegaskan kepada masyarakat untuk tenang dan waspada. Jangan panik, tetapi juga jangan lengah. Dengarkan informasi dari sumber resmi. Pemerintah akan terus berada di tengah masyarakat dan memastikan kebutuhan serta keselamatan masyarakat menjadi prioritas.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah proses pemulihan masyarakat Flores. Selain membangun kembali rumah dan memenuhi kebutuhan dasar penyintas, pemulihan pascagempa juga perlu memberikan rasa aman secara psikologis agar masyarakat secara bertahap dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Kami mengajak masyarakat untuk saling menguatkan, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menjadikan informasi resmi BMKG dan pemerintah sebagai rujukan utama. Dengan kewaspadaan yang tepat dan informasi yang benar, masyarakat diharapkan dapat menghadapi potensi gempa susulan secara lebih tenang dan tidak terjebak dalam kepanikan,” paparnya.
Masyarakat Pulau Flores Pilih Bertahan di Tenda usai Gempa M 7,7 Guncang NTT
Rekomendasi untuk kamu

Kebutuhan Mendesak Di tengah proses penanganan bencana, kebutuhan pengungsi masih cukup besar. Sejumlah wilayah melaporkan…

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan, merespons gempa…

NTT – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026)…

Hujan Deras Mengakibatkan Genangan di Sejumlah Wilayah Jakarta JAKARTA – Hujan deras yang mengguyur wilayah…








