Pembacokan Satu Keluarga di Brebes: Tiga Korban Dioperasi, Ibu Mertua Pelaku Kritis di ICU

Petugas medis menangani korban pembacokan satu keluarga di Randusanga Kulon, Brebes, dengan tiga korban dewasa menjalani operasi dan satu korban dirawat di ICU.
Tiga korban dewasa pembacokan di Randusanga Kulon, Kabupaten Brebes, menjalani operasi. Salah satu korban, Suripah, masih dirawat intensif di ICU akibat luka serius pada bagian otak. (Foto: Istimewa)

BREBES – Amukan Diska Romadhon (27) terhadap keluarganya di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, menyisakan kondisi serius bagi para korban. Tiga orang dewasa harus menjalani operasi akibat luka bacok di kepala, sementara satu di antaranya masih berjuang dalam perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU).

Korban yang mengalami luka serius tersebut adalah Fitri Andiani (24), istri pelaku; Taripin (53), ayah mertua pelaku; serta Suripah (53), ibu mertua pelaku. Ketiganya diduga menjadi sasaran pembacokan menggunakan senjata tajam jenis golok.

Kondisi Suripah menjadi perhatian khusus tim medis. Perempuan berusia 53 tahun itu mengalami luka serius pada bagian otak sehingga harus menjalani perawatan intensif setelah operasi.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Brebes, Aries Suparmiati, mengatakan ketiga korban dewasa sempat dalam kondisi sadar sebelum menjalani tindakan operasi. Setelah operasi, kondisi perawatan mereka berbeda sesuai tingkat keparahan luka.

“Ketiganya sudah menjalani operasi. Untuk istri dan ayah mertua pelaku, saat ini sudah dipindahkan dan menjalani perawatan di Bangsal Sakura. Sedangkan ibu mertuanya masih dirawat di ICU karena mengalami luka serius pada bagian otak,” kata Aries, Kamis (15/10/2026) pagi.

Lindungi Cucu dari Amukan Pelaku, Ibu Mertua Berakhir di ICU

Di tengah aksi kekerasan tersebut, Suripah diduga menjadi korban ketika berusaha melindungi cucunya dari amukan pelaku. Upaya menyelamatkan sang cucu justru membuatnya mengalami luka bacok serius di bagian kepala.

Fitri, istri pelaku, juga mengalami luka akibat serangan tersebut. Sementara Taripin turut menjadi korban ketika berusaha menghadapi situasi dan mencegah aksi kekerasan yang terjadi di dalam rumah.

Kekerasan itu tidak hanya menyasar orang dewasa. Anak pelaku yang masih berusia satu tahun juga diduga terkena sabetan senjata tajam hingga mengalami luka di sela ibu jari tangan kiri.

Peristiwa ini membuat satu keluarga harus menjalani penanganan medis dengan tingkat keparahan luka yang berbeda-beda. Kondisi Suripah yang masih dirawat di ICU menjadi salah satu dampak paling serius dari kejadian tersebut.

Pemda Brebes Tanggung Biaya Pengobatan Korban

Pemerintah Kabupaten Brebes disebut menanggung biaya pengobatan para korban. Kebijakan tersebut diberikan karena keluarga korban masuk dalam kategori keluarga tidak mampu.