BREBES – Kasus kematian Santi (22), wanita berstatus janda muda di kebun tebu Desa Dukuhtengah Kecamatan Ketanggungan, Brebes, terungkap. Polisi menangkap pelaku yang tidak lain adalah mantan suami korban.
Sepekan lebih menjadi buronan, pria bernama Wantio (28) akhirnya dibekuk anggota Resmob Satreskrim Polres Brebes. Dia dibekuk karena diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan terhadap Santi.
Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Resandro Handriajati dikonfirmasi wartawan membenarkan penangkapan pelaku pembunuhan janda muda tersebut.
Wantio dibekuk pada Senin 2 Juni 2025 sore di depan sebuah minimarket yang ada di pantura masuk Kecamatan Wanasari. Pelaku Wantio diketahui merupakan bekas suami korban.
“Tim Resmob sudah menemukan pelaku, saudara Wantio. Dulu adalah suami korban,” kata Kasat Reskrim Polres Brebes di kantornya, Selasa 3 Juni 2025.
Saat diperiksa petugas, lanjut Kasat Reskrim, Wantio mengakui semua perbuatannya telah membunuh janda muda di kebun tebu. Alasan dia menghabisi Santi, karena sakit hati sering diejek dan dimaki maki.
“Motif pembunuhan karena Wantio sakit hati sama korban,” lanjutnya.
Kasat meneruskan, pengakuan pelaku menyebut, Santi dibunuh dengan menggunakan kapak. Senjata tersebut sengaja disiapkan dari rumah untuk menghabisi mantan istrinya.
Beranda
Headline
Pembunuh Janda Muda di Kebun Tebu Ketanggungan Brebes Ditangkap, Pelaku Mantan Suami
Pembunuh Janda Muda di Kebun Tebu Ketanggungan Brebes Ditangkap, Pelaku Mantan Suami

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

BREBES – Sebanyak 3.150 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Brebes…

BREBES — Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Brebes bergerak cepat membantu seorang anak perempuan berusia…

BREBES – Video adu mulut antara keluarga pasien dan petugas Puskesmas Bandungsari, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten…

Jaksa mengungkap dugaan pemerasan terhadap pengusaha Tan Kian senilai sekitar Rp55 miliar dalam dakwaan eks Jampidsus Febrie Adriansyah.

Sebuah rumah di kawasan KPAD Cijantung, Jakarta Timur, diduga disulap menjadi markas judi online. Sebanyak 11 operator diamankan bersama puluhan perangkat elektronik.







