“Banyak lahan tambak hilang akibat ombak yang menggerus daratan. Pemerintah harus segera bangun seawall atau breakwater seperti di daerah lain,” tegasnya.
Selain itu, ia mendesak normalisasi Sungai Kali Bosok dari Desa Pengabean hingga Prapag Kidul. Menurutnya, pendangkalan dan penyempitan sungai yang terjadi selama ini dinilai memperparah banjir rob.
Ia menekankan perlunya koordinasi antara pemerintah, dinas terkait, dan masyarakat. Jika tidak segera ditangani, ancaman banjir dan kerusakan lingkungan akan meluas.
“Normalisasi, termasuk pengerukan dan pelebaran aliran, penting untuk meningkatkan drainase dan mengurangi genangan,” ujarnya.
Cartiwan (50), warga Limbangan Kecamatan Losari, berharap pemerintah serius menangani masalah ini. Ia mendesak tindakan cepat dan solusi jangka panjang, agar banjir rob yang setiap tahun merendam Kecamatan Losari tidak terus berlarut karena warga pesisir butuh perlindungan.
“Setiap tahun kami menghadapi kerugian materiil dan kerusakan lingkungan. Kami butuh solusi nyata, seperti infrastruktur pencegah rob dan program mitigasi berkelanjutan,” ungkapnya.
Ribuan Rumah dan Ratusan Hektar Tambak di Losari Brebes Terendam Banjir Rob

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Bantuan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha yang telah berjalan maupun memulai usaha baru. Jumlah penerima…

BREBES — Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Brebes bergerak cepat membantu seorang anak perempuan berusia…

Dalam aturan tersebut, puskesmas yang menyelenggarakan rawat inap memiliki standar maksimal 10 tempat tidur. Karena…

Jaksa mengungkap dugaan pemerasan terhadap pengusaha Tan Kian senilai sekitar Rp55 miliar dalam dakwaan eks Jampidsus Febrie Adriansyah.

Sebuah rumah di kawasan KPAD Cijantung, Jakarta Timur, diduga disulap menjadi markas judi online. Sebanyak 11 operator diamankan bersama puluhan perangkat elektronik.







