“Kami juga sudah membuat laporan untuk Koordinator Kecamatan hingga Koordinator Regional SPPG Jawa Tengah. Kami akan terus melakukan evaluasi untuk lebih baik agar tidak terulang lagi ke depannya,” ungkap dia.
Lebih lanjut, Sartono sebagai mitra SPPG Yayasan Abdi Desa Nusantara saat dikonfirmasi media mengatakan, nasi dalam menu MBG tersebut merupakan hasil dari padi yang belum lama dipanen sehingga masih berair dan bau setelah dimasak. Sedangkan menu ayam, ada beberapa yang sudah bau.
“Sudah kami kembalikan ke suplayer, namun memang ada beberapa yang lolos sortir dan akhirnya dimasak dan didiatribusikan ke sekolah. Kami terus berupaya untuk memperbaiki tata kelola SPPG agar ke depan bisa lebih baik dan lebih teliti. Itu memang menu kemarin hari Rabu,” tandasnya.
Siswa di Losari Brebes Muntah dan Diare usai Santap Ayam MBG Busuk dan Nasi Bau

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

BREBES — Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Brebes bergerak cepat membantu seorang anak perempuan berusia…

Dalam aturan tersebut, puskesmas yang menyelenggarakan rawat inap memiliki standar maksimal 10 tempat tidur. Karena…

Jaksa mengungkap dugaan pemerasan terhadap pengusaha Tan Kian senilai sekitar Rp55 miliar dalam dakwaan eks Jampidsus Febrie Adriansyah.

Sebuah rumah di kawasan KPAD Cijantung, Jakarta Timur, diduga disulap menjadi markas judi online. Sebanyak 11 operator diamankan bersama puluhan perangkat elektronik.

BREBES – Kejaksaan Negeri Brebes memusnahkan sejumlah barang bukti dari puluhan perkara tindak pidana umum…







