Plt Kepala Dinas Sosial, Edy Kusmartono menambahkan, para pengungsi ini juga diberi bantuan berupa uang Rp1 juta per orang, sembako dan bantuan lain. Tujuannya sebagai bekal hidup sementara setelah tiba di rumah masing-masing.
“Nantinya kita akan mengusahakan pekerjaan di sini, supaya tidak perlu lagi merantau jauh. Biarkan mereka istirahat setelah melalui masa sulit pascabencana di perantauan,” lanjut Edy.
Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Sugeng mengatakan, Pemulangan dilakukan menggunakan pesawat Hercules TNI Angkatan Udara melalui Bandara Takengon, Aceh. Pesawat kemudian transit di Medan sebelum tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Setibanya di Jakarta, lanjut Sugeng, para warga mendapatkan fasilitas istirahat dan konsumsi dari Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah. Selanjutnya, Pemprov Jateng menyediakan bus menuju menuju Brebes.
Tidak hanya itu, Pemprov Jateng dengan Baznas Jateng memberikan modal sementara kepada warga asal Brebes yang terdampak untuk melanjutkan hidup dan bekal di kampung halaman.
“Semuanya dari segi transportasi telah dibantu oleh Pemprov Jateng, bahkan dikasih modal usaha biar nanti bisa berusaha. Minimal mereka nanti pulang ke kampung bisa recovery di wilayah masing-masing,” pungkasnya.
Tiga Pekan di Pengungsian, 34 Warga Korban Bencana Aceh akhirnya Tiba di Brebes

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Bantuan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha yang telah berjalan maupun memulai usaha baru. Jumlah penerima…

BREBES — Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Brebes bergerak cepat membantu seorang anak perempuan berusia…

Dalam aturan tersebut, puskesmas yang menyelenggarakan rawat inap memiliki standar maksimal 10 tempat tidur. Karena…

Jaksa mengungkap dugaan pemerasan terhadap pengusaha Tan Kian senilai sekitar Rp55 miliar dalam dakwaan eks Jampidsus Febrie Adriansyah.

Sebuah rumah di kawasan KPAD Cijantung, Jakarta Timur, diduga disulap menjadi markas judi online. Sebanyak 11 operator diamankan bersama puluhan perangkat elektronik.







