Sudah 3 Kali Lelang Sepi Pemenang, Proyek Jembatan Losari Brebes Batal Digarap Tahun Ini

Kepala DPU Brebes Dhani Asmoro memberikan keterangan resmi terkait penundaan proyek Jembatan Losari.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes, Dhani Asmoro, menyampaikan penjelasan terkait evaluasi lelang proyek infrastruktur dan percepatan pengerjaan jalan. (Foto: Istimewa)

BREBES — Pembangunan Jembatan Losari di Kabupaten Brebes dipastikan batal dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026 ini. Keputusan tersebut diambil setelah proses lelang proyek pembangunan jembatan tersebut mengalami kendala hingga tiga kali berturut-turut lantaran belum ditemukannya penyedia jasa yang memenuhi kriteria.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes, Dhani Asmoro, mengungkapkan bahwa DPU terpaksa menunda pengerjaan Jembatan Losari hingga tahun mendatang. Langkah ini diambil berdasarkan perhitungan sisa waktu pelaksanaan anggaran tahun ini yang sudah tidak memungkinkan apabila harus kembali digelar lelang ulang.

“Satu kegiatan yang Jembatan Losari, kemungkinan itu kan karena sudah lelang tiga kali dan sampai sekarang belum terpilih penyedia jasanya. Kemarin kita hitung-hitungan waktu sepertinya tidak memungkinkan ketika ini dilelang lagi. Rencana kita akan luncurkan di kegiatan 2027,” terang Dhani Asmoro.

Dhani menambahkan, mekanisme dan teknis pemilihan penyedia jasa sepenuhnya dilakukan oleh tim Pengadaan Barang/Jasa (PBJ). Penundaan terpaksa dilakukan demi menjaga kualitas pekerjaan dan kepatuhan aturan pelaksanaan proyek.

Progres Infrastruktur Lain Tetap Dikebut

Meski proyek Jembatan Losari ditunda hingga 2027, Dhani menegaskan bahwa pengerjaan paket infrastruktur lainnya di Kabupaten Brebes tetap berjalan sesuai target. Dari total 198 paket kegiatan DPU Brebes, mayoritas telah rampung dilelang dan memasuki tahap pengerjaan fisik.

Secara keseluruhan, progres fisik pembangunan jalan dan infrastruktur di Kabupaten Brebes telah mencapai sekitar 40 persen. DPU Brebes menargetkan capaian fisik tersebut dapat digenjot hingga mendekati 80 persen pada akhir November mendatang.

“Saat ini tinggal tiga paket kegiatan yang masih dalam tahap pemilihan penyedia jasa karena lelang ulang. Namun secara umum, semua paket yang berjalan kami targetkan dapat rampung tepat waktu,” tegasnya.

Beberapa ruas jalan strategis dan prioritas yang saat ini tengah dikejar penyelesaiannya oleh DPU Brebes meliputi:

  • Jalan Proklamasi: Saat ini dalam tahap pengerjaan fisik (on progress).
  • Jalan Kedungtukang: Dalam tahap pelaksanaan fisik (on progress).
  • Jalan Pagojengan – Taraban: Pengerjaan fisik terus berjalan di lapangan.
  • Jalan Lingkar Waduk Penjalin: Sudah terbit Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPBJ) dan siap dikerjakan.
  • Jalan Banjarsari – Ciawi: Pengerjaan fisik telah selesai dilaksanakan melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK).