Hal senada disampaikan Anto Suwanto, menantu korban. Ia mengaku keluarga sangat terpukul atas kejadian tersebut dan berharap pihak kepolisian segera mengungkap motif serta menangkap pelaku.
“Kami berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya. Ini sangat kejam,” kata Anto.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat luas karena cara pelaku menghilangkan jejak dengan memutilasi korban dan menguburkannya di dalam rumah.
Warga berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap secara terang benderang kasus tersebut demi memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban.
Mayat dalam Koper di Brebes Diautopsi, Korban Dimutilasi Jadi Beberapa Bagian

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

BREBES – Kejaksaan Negeri Brebes memusnahkan sejumlah barang bukti dari puluhan perkara tindak pidana umum…

Besarnya kawasan hutan yang berhasil dikuasai kembali juga menunjukkan skala persoalan tata kelola kawasan hutan…

BNPB mencatat sejumlah karhutla terjadi di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Jawa Timur hingga Selasa (6/10/2026). Puluhan hektare lahan dan hutan terbakar, sementara BNPB mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Gempa M6,1 yang mengguncang Sumba Barat Daya pada 4 Oktober 2026 menyebabkan dampak meluas. Data terbaru BPBD NTT mencatat 299 rumah terdampak dan 299 KK terkena dampak di tiga kabupaten. Aktivitas gempa susulan masih terjadi.








