Meski Senin ini sudah memasuki masa MPLS, Syaeful menyebut, sekolah masih menerima siswa baru jika ada yang mau mendaftar.
“Tapi sambil berjalan MPLS masih ada juga yang mendaftar, masa kita mau menolak juga tidak boleh juga. Masa mau sekolah ditolak,” ungkapnya.
Meski satu satunya sekolah SMP negeri yang paling dekat dari dua desa, tak lantas begitu saja menjadi sekolah favorit. Banyak juga siswa yang masuk ke sekolah swasta.
“Kalau yang sekolah di sini paling banyak memang dari desa sini saja, dari luar desa yang terdekat ada satu dari Desa Sawojajar. Kalau yang di SD dekat sini banyak ya kami juga dapat banyak siswa,” jelasnya.
SMPN 8 Brebes Kekurangan Siswa, Masih Buka Pendaftaran Meski Jelang MPLS

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Dalam pelaksanaannya, Kementerian Sosial menyediakan program pemberdayaan dan pendamping PKH di setiap kecamatan. Sementara itu,…

BREBES — Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Brebes bergerak cepat membantu seorang anak perempuan berusia…

Klarifikasi ini sekaligus meluruskan anggapan bahwa layanan BPJS di Puskesmas Bandungsari secara umum dibatasi 10…

Jaksa mengungkap dugaan pemerasan terhadap pengusaha Tan Kian senilai sekitar Rp55 miliar dalam dakwaan eks Jampidsus Febrie Adriansyah.

Sebuah rumah di kawasan KPAD Cijantung, Jakarta Timur, diduga disulap menjadi markas judi online. Sebanyak 11 operator diamankan bersama puluhan perangkat elektronik.







