BREBES – Sebuah SPBU di Desa Sitanggal Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes diduga melayani pembelian solar subsidi dalam jumlah yang melebihi ketentuan. Menurut informasi dari salah satu warga sekitar, SPBU 44.522.27 telah menjadi lokasi pembelian solar subsidi untuk kemudian kembali dijual dengan harga industri.
Pantauan di lokasi selama dua pekan terakhir menyebutkan ada beberapa kendaraan truk box tronton yang mengisi BBM jenis solar subsidi di SPBU Sitanggal. Setiap hari, truk box warna biru oren, coklat, dan silver bergantian membeli BBM jenis solar subsidi.
Gerak gerik mandor dan satpam di SPBU itu juga terpantau mencurigakan dalam kegiatan pengisian solar di SPBU tersebut, pada waktu yang berbeda beda. Pengisian solar subsidi ini juga dibarengi pembeli solar yang menggunakan jeriken.
Manager SPBU 44.522.27 Eva Irmayasari saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ada beberapa truk box yang berbeda warna itu mengisi solar subsidi. Menurut dia, pihaknya hanya melayani pembeli yang menggunakan barcode yang sesuai plat nomor kendaraan. Ia pun menampik bahwa pihaknya melayani pembelian dari pengepul.
“Untuk bakul (pengepul) atau tidaknya itu saya tidak tahu, yang di sini kami hanya melayani pembelian solar untuk plat mobil dan barcode sinkron,” katanya.
Masih menurut Eva, dalam pantauan CCTV yang ada di SPBU tersebut, hingga saat ini belum ada temuan yang mencurigakan, sehingga ia menganggap tidak ada masalah. Hal ini karena pihaknya hanya melayani kendaraan yang menggunakan barcode yang sesuai dengan kendaraan.
“Saya akan mengecek selama kegiatan ganti sif antar karyawan. Karena selama ini belum ada kecurigaan kami melayani pembelian yang tidak sesuai. Kalau kami melayani pembelian dalam jumlah banyak juga itu untuk petani yang membawa surat rekomendasi dari dinas terkait,” tandasnya.
SPBU Sitanggal Brebes Diduga Layani Pembelian Solar Subsidi Tak Sesuai Aturan

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Airlangga Hartarto menilai gejolak MSCI tak mengganggu ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Pemerintah menyiapkan Rp31,8 triliun untuk bantuan dan insentif hingga akhir 2026.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tak gentar menghadapi MSCI yang mempertimbangkan penurunan status pasar modal RI. Tata kelola dan kepercayaan investor menjadi sorotan.

Enam aktivis Greenpeace dibebaskan setelah diperiksa sekitar delapan jam di Polda Metro Jaya. Mereka menyuarakan penanganan krisis iklim dan penurunan biaya hidup.

Sekitar 100 anak di Kota Cirebon diduga mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi MBG. Korban ditangani empat rumah sakit dan operasional dapur penyedia dihentikan sementara.

Enam aktivis Greenpeace masih berada di Polda Metro Jaya setelah aksi di Bundaran HI. LBH Jakarta mempertanyakan dasar hukum dan status mereka.







