Bupati Brebes Salurkan Bantuan Rp646,5 Juta, dari Beasiswa hingga Kaki Palsu

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyerahkan bantuan Baznas untuk pendidikan dan kesejahteraan masyarakat
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyerahkan bantuan Baznas senilai Rp646,5 juta untuk mendukung pendidikan, hunian layak, kebutuhan air bersih, dan kemandirian masyarakat di Kabupaten Brebes, Senin (26/10/2026). (Foto: Pemkab Brebes)

BREBES – Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menyalurkan bantuan senilai Rp646,5 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Brebes untuk membantu masyarakat mengakses pendidikan tinggi, mendapatkan hunian layak, memenuhi kebutuhan air bersih, hingga meningkatkan mobilitas penyandang disabilitas.

Penyerahan bantuan berlangsung di Gedung Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes lantai 5, Senin (26/10/2026). Melalui berbagai program tersebut, Paramitha berupaya mendorong agar pengelolaan zakat, infak, dan sedekah tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.

“Setiap bantuan yang diserahkan hari ini membawa harapan. Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana menjadi jalan bagi anak-anak Brebes untuk meraih pendidikan tinggi dan memperbaiki masa depan keluarga,” ujar Paramitha.

Menurutnya, persoalan kesejahteraan masyarakat harus ditangani dari berbagai sisi. Akses pendidikan, kelayakan tempat tinggal, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga dukungan bagi penyandang disabilitas merupakan bagian penting yang perlu mendapat perhatian pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

Dalam penyaluran kali ini, program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) mendapatkan bantuan Rp325 juta. Program tersebut ditujukan untuk membuka kesempatan bagi putra-putri Brebes melanjutkan pendidikan tinggi, sekaligus memperbesar peluang keluarga meningkatkan taraf hidup melalui pendidikan.

Paramitha berharap kesempatan tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima beasiswa. Pendidikan, menurutnya, harus menjadi jalan untuk meraih masa depan yang lebih baik, bukan sekadar kesempatan yang berhenti pada penerimaan bantuan.

Di sektor perumahan, Pemkab Brebes melalui dukungan Baznas menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebesar Rp77 juta. Bantuan ini diharapkan membantu warga memperoleh tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.

Selain itu, bantuan pendistribusian air bersih sebesar Rp19,5 juta disalurkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Sementara itu, bantuan graduasi Program Keluarga Harapan (PKH) senilai Rp225 juta diharapkan menjadi dorongan bagi keluarga penerima manfaat untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.

Perhatian Paramitha juga diarahkan kepada penyandang disabilitas melalui pemberian alat bantu tangan dan kaki palsu. Bantuan tersebut diharapkan membantu penerima manfaat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih leluasa, meningkatkan mobilitas, serta memperluas kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan sosial.

“Bantuan rumah tidak layak huni diharapkan menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman, sementara bagi keluarga yang mengikuti graduasi PKH, semoga ini menjadi langkah menuju kehidupan yang semakin mandiri,” ungkapnya.