BREBES – Abdul Wahid (75) dan Khotijah (65) menjadi pasangan pengantin lansia yang paling berumur yang langsung disaksikan Wakil Bupati Brebes, Wurja. Pasangan ini melangsungkan pernikahan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Brebes, Kamis 15 Agustus 2025.
Abdul Wahid merupakan warga Kelurahan Debong Tengah Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal. Sementara Khotijah merupakan warga Kelurahan/Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Keduanya bekerja sebagai buruh serabutan, sehingga mengaku bersyukur bisa menikah tanpa biaya sepeserpun.
Abdul Wahid dan Khotijah menikah gratis bersama enam pasangan pengantin lain yang tergolong warga kurang mampu. Mereka mengikuti program nikah gratis dalam rangaian HUT ke-80 RI di Kabupaten Brebes. Abdul Wahid mengaku bersyukur bisa menikah gratis yang langsung disaksikan orang nomor dua di Brebes.
“Alhamdulillah bisa menikah di sini tanpa biaya sepeserpun. Tadi malah dikasih uang saku Rp2 juta dan paket bingkisan,” kata Abdul Wahid, usai melangsungkan akad nikah, Kamis 15 Agustus 2025.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Brebes Tety Yuliana mengatakan, ada tujuh pasangan yang ikut dalam nikah geratis kali ini dan pengantin yang paling berumur ialah usia 75 tahun. Dia menyebut, tujuan nikah gratis ini untuk memberikan kesempatan kepada warga kurang beruntung untuk legalitas hubungan melalui pernikahan.
“Selain nikah geratis, tujuh pasangan ini juga mendapatkan dokumen kependudukan baik KTP ataupun Kartu Keluarga (KK) baru dengan status baru,” ujarnya.
Dia menerangkan, tujuh pasangan pengantin ini berasal dari beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes. Mulai dari Kecamatan Brebes, Jatibarang, hingga Kecamatan Losari. Mereka mendapatkan fasilitas lengkap, hingga antar jemput dari rumah mempelai menuju MPP Brebes.
Cerita Pengantin Lansia di Brebes Melangsungkan Pernikahan Disaksikan Wakil Bupati

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Foto Menkes Budi Gunadi Sadikin menggunakan selang oksigen di Kalteng viral setelah imbauan adaptasi kabut asap. Pasien rumah sakit dilaporkan melonjak tiga kali lipat.

Sebanyak 10 relawan dilaporkan gugur saat menangani karhutla di Indonesia. Enam korban berasal dari kawasan Bromo, tiga dari Kalimantan Tengah, dan satu dari Kalimantan Selatan.

Gus Irfan, anak Gus Irfan, tenaga ahli Kemenhaj, Menteri Haji dan Umrah, klarifikasi Gus Irfan, polemik nepotisme, kekurangan pegawai Kemenhaj, Mochamad Irfan Yusuf

Pengangkatan dua putra Gus Irfan sebagai tenaga ahli Kemenhaj menuai sorotan. Publik menanti penjelasan soal kompetensi, transparansi, dan konflik kepentingan.








