Momen itu sekaligus menunjukkan bahwa perayaan budaya tidak harus berhenti pada hiburan. Kegiatan budaya juga dapat menjadi ruang untuk menumbuhkan solidaritas dan kepedulian sosial.
Semangat gotong royong yang muncul dalam pengumpulan bantuan turut memperluas makna kebudayaan. Budaya tidak hanya tercermin dari kesenian, tradisi, dan pertunjukan, tetapi juga dari nilai kemanusiaan yang diterapkan dalam kehidupan masyarakat.
Pemkab Brebes berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan tersebut dapat terus dipelihara. Brebes Culture Festival diharapkan bukan sekadar menjadi agenda untuk menampilkan keragaman budaya, tetapi juga menjadi ruang mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Paramitha juga mengajak masyarakat menikmati rangkaian festival dengan tetap menjaga ketertiban dan kebersihan.
“Mari kita nikmati festival ini dengan tertib, aman, bersih dan penuh kegembiraan. Jadikan budaya sebagai ruang untuk saling mengenal dan saling menghargai, sekaligus membuka peluang bagi ekonomi kreatif dan pariwisata Brebes,” tuturnya.
Pelepasan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di NTT menjadi salah satu bagian penting dalam Brebes Culture Festival 2026. Di tengah gemerlap pertunjukan budaya, warga Brebes menunjukkan bahwa kebahagiaan dan kepedulian terhadap sesama dapat berjalan beriringan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat terdampak bencana di NTT sekaligus menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan persaudaraan tetap hidup di tengah masyarakat Brebes.
Beranda
Headline
Di Tengah Gemerlap Brebes Culture Festival, 5.778 Telur Asin Dikirim untuk Korban Bencana NTT
Di Tengah Gemerlap Brebes Culture Festival, 5.778 Telur Asin Dikirim untuk Korban Bencana NTT

Rekomendasi untuk kamu

Gus Irfan, anak Gus Irfan, tenaga ahli Kemenhaj, Menteri Haji dan Umrah, klarifikasi Gus Irfan, polemik nepotisme, kekurangan pegawai Kemenhaj, Mochamad Irfan Yusuf

Pengangkatan dua putra Gus Irfan sebagai tenaga ahli Kemenhaj menuai sorotan. Publik menanti penjelasan soal kompetensi, transparansi, dan konflik kepentingan.

Rencana pemanfaatan 12,7 juta hektare hutan rusak untuk biodiesel B50-B100 menuai sorotan. CELIOS memperkirakan potensi kerugian ekonomi dan kesehatan mencapai Rp3.777 triliun.









