PEMALANG – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah diterjunkan untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang meludeskan ratusan kios di Pasar Belik Kabupaten Pemalang. Kebakaran terjadi pada Sabtu (29/8/2026) malam dan mengakibatkan ratusan kios serta lapak pedagang terdampak.
Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana mengatakan, pemeriksaan oleh tim Labfor dilakukan untuk memastikan penyebab kebakaran. Hingga Minggu (30/8/2026), polisi masih menunggu hasil pemeriksaan tersebut.
“Lokasi kejadian telah dipasang garis polisi. Adapun penyebab pasti kejadian masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda Jateng,” kata Rendy.
Menurut Rendy, polisi telah mengamankan lokasi kejadian sejak kebakaran berlangsung. Puluhan personel Polres Pemalang bersama jajaran Polsek dikerahkan untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), sekaligus membantu pedagang menyelamatkan barang dagangan.
“Setibanya di lokasi, personel Polres dan jajaran Polsek langsung mengamankan lokasi, serta membantu para pedagang mengevakuasi barang dagangan,” ujarnya.
Kebakaran juga berdampak pada kelancaran lalu lintas. Pasar Belik berada di jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Pemalang dengan Kabupaten Purbalingga sehingga Satlantas Polres Pemalang memberlakukan pengalihan arus kendaraan.
Pengalihan dilakukan di simpang tiga Rumah Makan Setiasih. Kendaraan yang melintas kemudian diarahkan melalui jalur alternatif untuk menghindari kawasan pasar yang terdampak kebakaran.
Berdasarkan data sementara kepolisian, Pasar Belik memiliki 187 kios dan 635 lapak. Dari jumlah tersebut, sekitar 120 kios dan 500 lapak terdampak akibat kebakaran.
Polisi masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk mendukung proses pemeriksaan dan mencegah warga maupun pedagang memasuki area yang berpotensi membahayakan.
“Kami mengimbau masyarakat dan pedagang untuk tetap tenang, serta tidak memasuki area terdampak demi keamanan dan keselamatan,” kata Rendy.
Beranda
Headline
120 Kios dan 500 Lapak Pasar Belik Pemalang Terbakar, Labfor Polda Jateng Selidiki Penyebabnya
120 Kios dan 500 Lapak Pasar Belik Pemalang Terbakar, Labfor Polda Jateng Selidiki Penyebabnya

Rekomendasi untuk kamu

Pemerintah berencana membuka pendaftaran CPNS November 2026. Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut rekrutmen untuk menggantikan PNS pensiun dan memenuhi kebutuhan program prioritas.

Pemerintah dan DPR sepakat mengangkat seluruh PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027. Kebijakan berlaku untuk guru, tenaga kesehatan, Damkar, Satpol PP hingga tenaga teknis.

Sultan HB X Sentil Wacana Pajak Tukang Cukur hingga Tukang Pijat: Jangan Semua Dipajaki Seperti VOC!
Sri Sultan HB X menyindir wacana perluasan pajak hingga jasa tukang cukur dan tukang pijat. Ia meminta pemerintah menerapkan pajak secara proporsional dan tidak membebani rakyat kecil.

BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes memperketat pengawasan terhadap kepala sekolah negeri. Sebanyak 40 kepala sekolah…








