“Kopdesnya sudah jadi, cuma belum buka. Belum diverval, belum diisi juga, gerainya masih kosong” ujarnya.
Meski masih menunggu kepastian, MJ mengaku siap menjalankan tugas apabila sudah mendapatkan arahan resmi mengenai penempatan dan operasional koperasi.
Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya sejumlah hal yang ditunggu para calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih di tingkat daerah, terutama terkait penempatan, mekanisme kerja, serta kepastian hak penghasilan setelah mereka menyelesaikan pelatihan.
Sementara itu, Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kabupaten Brebes menyiapkan proses verifikasi dan validasi (verval) terhadap 106 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapannya telah selesai 100 persen.
Kepala Dinkopumdag Brebes, Khaerul Abidin, mengatakan proses verval akan dilakukan oleh tim yang telah dibentuk Pemerintah Kabupaten Brebes. Menurut Khaerul, setelah dokumen terkait ditandatangani dan diunggah melalui sistem Sispopdes, muncul sebanyak 106 KDMP yang harus menjalani proses verifikasi dan validasi.
“Yang sudah masuk setelah di-upload itu, kita harus menverval 106,” kata Khaerul.
Khaerul menegaskan, proses verval kali ini belum berkaitan dengan penempatan manajer koperasi. Tim lebih dahulu melakukan pemeriksaan terhadap kondisi fisik gerai dan sarana prasarana koperasi. “Belum. Kami hanya mau verifikasi gerai dan sarprasnya,” jelasnya.
Artinya, meskipun pembangunan fisik 106 KDMP tersebut telah dinyatakan selesai 100 persen, proses tersebut belum otomatis berarti penempatan manajer koperasi sudah dilakukan. Kepastian mengenai tahapan selanjutnya masih menunggu proses verifikasi dan validasi selesai.
Beranda
Headline
Usai Ikuti Retreat, Manajer Koperasi Desa Merah Putih di Brebes 2 Bulan Tunggu Kepastian Kerja
Usai Ikuti Retreat, Manajer Koperasi Desa Merah Putih di Brebes 2 Bulan Tunggu Kepastian Kerja

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Tawaran kerja di dapur MBG justru berujung perkara. Seorang pria di Brebes diduga meminta uang Rp1 juta hingga Rp7 juta kepada warga yang ditawari pekerjaan dan peluang menjadi supplier SPPG. Kasusnya kini ditangani Polres Brebes.

Terduga Pelaku Mengakui PerbuatannyaKanit Reskrim Polsek Banjarharjo, Aiptu Untung Sugiyanto, mengatakan terduga pelaku kemudian dibawa…

Hingga laporan dibuat, proses verifikasi masih berjalan. PMI Kabupaten Brebes mengedepankan ketepatan data dan kerahasiaan…

Taklan diketahui berusia 44 tahun, beragama Islam dan bekerja sebagai nelayan. Korban merupakan warga Desa…

Warga Diingatkan Jangan Tinggalkan Tungku MenyalaCaridah mengimbau masyarakat agar lebih waspada ketika menggunakan tungku kayu,…







