Keluarga kemudian menerangkan bahwa Muzarwati telah meninggalkan rumah sejak Jumat (28/8/2026). Menurut keluarga, korban sebelumnya juga beberapa kali pergi meninggalkan rumah dan tidak pulang. Keluarga juga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan serta penyakit ayan.
Dari pemeriksaan awal terhadap tubuh korban, petugas tidak menemukan luka yang mengarah pada dugaan tindak kekerasan. Setelah identitas korban dipastikan, pihak keluarga menerima informasi mengenai keberadaan Muzarwati untuk kemudian dilakukan penanganan dan proses pemakaman sesuai ketentuan keluarga.
Afandi menegaskan, penanganan kejadian dilakukan sesuai prosedur. Mulai dari menerima laporan, mendatangi lokasi, melakukan pengecekan TKP, meminta keterangan saksi, berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Brebes hingga melaporkan perkembangan kasus kepada pimpinan.
Menurutnya, proses identifikasi terhadap korban tanpa identitas membutuhkan ketelitian agar informasi yang diperoleh benar-benar dapat dipastikan. Keberhasilan Tim Inafis mengungkap identitas Muzarwati juga memungkinkan pihak keluarga segera memperoleh kepastian mengenai keberadaan anggota keluarganya yang sebelumnya dilaporkan telah meninggalkan rumah.
“Identifikasi terhadap korban dilakukan secara teliti dan profesional. Meskipun pada awalnya korban ditemukan tanpa identitas, Tim Inafis Polres Brebes berhasil mengungkap identitasnya sehingga pihak keluarga dapat segera memperoleh kepastian,” jelas Afandi.
Beranda
Headline
Perempuan Lansia Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Rumah Warga, Meninggal saat Dibawa ke RS
Perempuan Lansia Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Rumah Warga, Meninggal saat Dibawa ke RS

Rekomendasi untuk kamu

Kebakaran di Taman Nasional Gunung Ciremai menghanguskan sekitar 30 hektare. Pemprov Jawa Barat mengerahkan helikopter untuk membantu pemadaman.

Selisih 382.000 Liter Jadi Fokus Penyelidikan Perbedaan volume dalam dokumen menjadi salah satu persoalan utama…

Warga Mendesak Titik Kritis Segera Ditangani Di balik rencana proyek berskala besar tersebut, warga mengingatkan…

Indonesia lantang mendukung Palestina, tetapi ekspor minyak sawit ke Israel tetap berjalan. Data perdagangan mengungkap nilai ekspor produk sawit olahan mencapai US$21,6 juta pada 2025.

Kegiatan studi referensi DWP Tulungagung ke Wonosobo menggunakan APBD sekitar Rp 50 juta. Agenda wisata dan kuliner menuai kritik akademisi.







