BREBES – Kabupaten Brebes tengah memasuki masa panen raya padi dengan hasil melimpah. Untuk menjaga stabilitas harga gabah, Serap Gabah petani digelar di Desa Kubangpari, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, kemarin.
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan Perum Bulog telah menyiapkan strategi penyerapan hasil panen secara optimal guna menjaga harga gabah tetap stabil.
Melalui koordinasi dengan Bulog dan pemerintah daerah, gabah petani diserap sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yakni Gabah 6.500/Kg dan Beras 12.000/Kg, agar para petani tidak merugi akibat fluktuasi harga.
Selain itu, pemerintah juga memberikan berbagai skema bantuan, seperti subsidi pupuk dan sarana produksi, serta pendampingan dari TNI.
TNI yang tergabung dalam satuan tugas (Satgas) Serap Gabah Kering Petani turun langsung untuk pendampingan dan pengawalan serap gabah di Desa Kubangpari.
Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Sapto Broto, menyatakan keseriusan TNI tidak main main, membantu pemerintah daerah dan Bulog dalam memberikan pendampingan dan pengawalan dalam proses serap gabah petani.
“Untuk efisiensi waktu, saya perintahkan seluruh Babinsa gunakan kendaraan dinas yang ada apabila terjadi kendala di lapangan, seperti hari ini truk Kodim 0713/Brebes mengangkut 20 ton gabah kering di Desa Kubangpari,” kata Dandim.
Serap Gabah Petani, Truk Kodim 0713/Brebes Angkut 20 Ton Hasil Panen di Kersana

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

BREBES – Perbaikan Jembatan Sitanggal di Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, ditargetkan rampung sebelum perayaan Natal…

Bareskrim mengungkap dugaan penyadapan ilegal terhadap nomor Presiden Prabowo sejak 2025. Rekaman diduga dihapus pada Oktober 2026 sebelum tiga orang ditetapkan sebagai tersangka.

Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo ditetapkan sebagai tersangka kasus penyadapan ilegal. Bareskrim mengungkap dugaan penyadapan pejabat negara dan menyita 11 HP serta 42 flashdisk.

Menko PM Muhaimin Iskandar meminta Brebes mendapat perhatian khusus karena menjadi kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Tengah. Gubernur, bupati, BUMN, dan pesantren diminta bergerak cepat.

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma melantik 97 pejabat menggunakan sistem manajemen talenta. Sekda Tabroni menegaskan promosi berdasarkan kompetensi, bukan like and dislike.







