Kerusakan bangunan, cat yang kusam, maupun hilangnya tulisan penanda wilayah tentu mengurangi fungsi tersebut. Karena itu, perbaikan dinilai penting agar kawasan perbatasan kembali terlihat representatif.
Pemkab Brebes melalui DLHPS kini telah mengalokasikan anggaran untuk tiga titik prioritas. Namun, pekerjaan fisik belum dapat langsung dilakukan karena masih menunggu sejumlah tahapan.
Masih Menunggu Desain Engineering
Sodiq menjelaskan, anggaran Rp300 juta tersebut saat ini masih masuk dalam pembahasan APBD Perubahan. Setelah proses penganggaran, pemerintah masih perlu menyiapkan desain engineering sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan.
“Untuk proses pengerjaannya nanti masih menunggu desain engineering yang jelas. Yang jelas, perubahan ini kita anggarkan untuk perbaikan tugu perbatasan di tiga titik tersebut,” ujarnya.
Desain engineering nantinya menjadi acuan untuk menentukan bentuk dan jenis pekerjaan yang diperlukan pada masing-masing tugu. Kondisi setiap lokasi akan menjadi pertimbangan dalam menentukan penanganannya.
Setelah desain dan tahapan penganggaran rampung, proses pekerjaan baru dapat dilanjutkan. “Yang jelas saat ini kita sudah menganggarkan untuk tugu perbatasan itu,” tegas Sodiq.
Diharapkan Lebih Representatif
Perbaikan tugu perbatasan diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan kerusakan fisik, tetapi juga mengembalikan fungsi bangunan sebagai identitas dan penanda wilayah Kabupaten Brebes.
Dengan kondisi yang lebih baik, kawasan perbatasan diharapkan mampu memberikan kesan yang lebih representatif bagi warga maupun pengguna jalan yang datang dan meninggalkan Brebes.
Selain memperbaiki struktur bangunan, penataan visual dan keberadaan tulisan penanda wilayah juga menjadi bagian penting agar masyarakat dapat dengan mudah mengenali batas administratif Kabupaten Brebes.
Ke depan, perhatian terhadap titik-titik perbatasan lainnya juga diperlukan agar wajah Kabupaten Brebes tidak hanya terlihat baik di pusat kota, tetapi juga sejak masyarakat pertama kali memasuki wilayahnya.
Tugu Perbatasan Brebes Memprihatinkan, Pemkab Siapkan Rp300 Juta untuk Perbaikan

Rekomendasi untuk kamu

Rencana pemanfaatan 12,7 juta hektare hutan rusak untuk biodiesel B50-B100 menuai sorotan. CELIOS memperkirakan potensi kerugian ekonomi dan kesehatan mencapai Rp3.777 triliun.

Relawan pemadam karhutla Nurdin meninggal dunia di Barito Kuala, Kalimantan Selatan, setelah mengeluh nyeri dada dan sesak napas di tengah asap tebal.

“Harapannya, melalui program tersebut, kesadaran dan partisipasi masyarakat semakin meningkat, khususnya dalam mencegah kekerasan dan…

Pemkab Brebes tidak hanya menjamin pelayanan medis dan pendampingan psikologis gratis, tetapi juga memperhatikan aspek…

Airlangga Hartarto menilai gejolak MSCI tak mengganggu ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Pemerintah menyiapkan Rp31,8 triliun untuk bantuan dan insentif hingga akhir 2026.







