S kemudian ikut mencari kerang. Saat berusaha mengambil kerang dengan posisi tiduran tengkurap, tiba-tiba ada ombak besar. Hal itu mengakibatkan tempat apung tersebut bergoyang dan pelaku hampir terjatuh ke laut.
“Pada saat itu, pelaku sempat memegang tangan kanan korban dan mengenai payudara. Lalu saat berdiri posisi berhadapan dan ombak kembali bergoyang dan menyentuh lagi,” ujar Eko.
Polisi yang bertugas di tempat wisata langsung mengamankan pelaku yang sempat ditangkap massa. Setelah dikonfirmasi antara kedua belah pihak sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan.
“Dari kedua belah pihak khususnya dari pihak korban, tidak melanjutkan permasalahan ini secara hukum dan menyelesaikannya secara kekeluargaan. Semuanya juga tertuangkan dalam surat kesepakatan bersama,” imbuh Eko.
Eko menambahkan, antara terduga pelaku dan korban tidak saling kenal sebelumnya. Mereka adalah sama-sama pengunjung objek wisata PAI di saat momentum libur Lebaran.
“Jadi mereka sama-sama sedang menikmati libur Lebaran. Baik terduga pelaku maupun korban datang ke PAI bersama keluarga masing-masing,” pungkasnya.
Beranda
Headline
Viral Pemuda Diduga Lecehkan Bocah di Wisata PAI Tegal Berujung Damai, Polisi: Ada Salah Paham
Viral Pemuda Diduga Lecehkan Bocah di Wisata PAI Tegal Berujung Damai, Polisi: Ada Salah Paham

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Foto Menkes Budi Gunadi Sadikin menggunakan selang oksigen di Kalteng viral setelah imbauan adaptasi kabut asap. Pasien rumah sakit dilaporkan melonjak tiga kali lipat.

Sebanyak 10 relawan dilaporkan gugur saat menangani karhutla di Indonesia. Enam korban berasal dari kawasan Bromo, tiga dari Kalimantan Tengah, dan satu dari Kalimantan Selatan.

Gus Irfan, anak Gus Irfan, tenaga ahli Kemenhaj, Menteri Haji dan Umrah, klarifikasi Gus Irfan, polemik nepotisme, kekurangan pegawai Kemenhaj, Mochamad Irfan Yusuf

Pengangkatan dua putra Gus Irfan sebagai tenaga ahli Kemenhaj menuai sorotan. Publik menanti penjelasan soal kompetensi, transparansi, dan konflik kepentingan.








