“Biaya perawatan korban tidak boleh membebani keluarga. Pemerintah bertanggung jawab dan akan menanggung semua biaya pengobatan,” tegasnya.
Gibran juga meminta jajaran terkait mengawasi pelaksanaan penjaminan tersebut di lapangan. Pasien diminta tidak dipulangkan lebih awal apabila kondisi medisnya belum benar-benar pulih.
Investigasi Penyebab Keracunan Masih Berjalan
Di sisi lain, penyebab dugaan keracunan makanan tersebut hingga kini masih dalam proses pemeriksaan. Gibran meminta investigasi segera dituntaskan dan hasilnya disampaikan secara transparan kepada publik.
Menurutnya, hasil pemeriksaan diperlukan sebagai bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang. Evaluasi juga diminta mencakup seluruh rantai pelaksanaan MBG, mulai dari standar higiene, proses pengolahan, penyimpanan, distribusi hingga pengawasan makanan di lapangan.
Pengawasan MBG Diminta Diperkuat
Gibran menekankan bahwa keamanan pangan harus menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program MBG. Pemerintah daerah dan pihak terkait diminta memperkuat pengawasan serta segera memperbaiki setiap temuan yang muncul dari hasil investigasi.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turut mendampingi Gibran. Peninjauan dilakukan di tiga lokasi, yakni RSUD Limpung, Puskesmas Bawang, dan SD Negeri Pasusukan.
Di Puskesmas Bawang, tercatat delapan korban masih menjalani perawatan, terdiri dari empat orang dewasa dan empat pelajar. Pemerintah memastikan penanganan korban menjadi prioritas sembari menunggu hasil pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.
Wapres Gibran Minta Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Ditangani Sampai Pulih

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Dugaan keracunan MBG di Kecamatan Bawang, Batang, mencapai 674 kasus. Wapres Gibran turun langsung dan meminta investigasi penyebab segera dituntaskan.

Penguatan El Niño berpotensi membuat awal musim hujan mundur. Dosen UGM mengingatkan jadwal tanam dan panen ikut bergeser hingga menekan stok pangan.

Pengembangan kasus narkoba Polda Jateng bermula dari penangkapan YKE. Polisi kemudian menemukan 30 titik penempatan sabu dan mengarah kepada warga binaan Lapas Sragen.

Puluhan remaja terekam melakukan konvoi sambil membawa parang dan celurit di wilayah Losari, Brebes. Polisi meningkatkan patroli malam untuk mencegah tawuran.

Namun setelah memasuki masa transisi, masyarakat juga perlu bersiap menghadapi perubahan cuaca yang dapat berlangsung…







