Di tengah besarnya agenda pemerintah, perdebatan mengenai MBG dan KDMP pada akhirnya tidak hanya berkutat pada besar-kecilnya anggaran.
Pertanyaan yang lebih mendasar adalah apakah setiap rupiah yang dikeluarkan menghasilkan manfaat yang sebanding, sekaligus tidak mengorbankan kemampuan negara membiayai kebutuhan publik lain yang juga mendesak.
Catatan para ekonom tersebut menunjukkan bahwa persoalan ruang fiskal tidak berdiri sendiri. Ketika anggaran semakin terbatas, pemerintah harus berhadapan dengan pilihan penggunaan dana yang semakin ketat, mulai dari perlindungan sosial, pendidikan, kesehatan, infrastruktur daerah hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Beranda
Ekonomi
Ruang Fiskal Makin Sempit, Ekonom Soroti Beban MBG dan KDMP terhadap Anggaran Negara
Ruang Fiskal Makin Sempit, Ekonom Soroti Beban MBG dan KDMP terhadap Anggaran Negara

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Februari 2027Sementara pada Februari 2027, sebanyak 190 ZOM atau 16,79 persen luas daratan Indonesia diprediksi…

Korean Glamping Guci Garden di Tegal menawarkan pengalaman menginap di tengah alam dengan tenda bergaya Korea. Harga mulai Rp550 ribu.

“Pernyataan tersebut tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan bahwa kondisi lingkungan telah normal, dan mengabaikan kondisi faktual terkait kesulitan dan penderitaan masyarakat terdampak.” — Letjen TNI Suharyanto, Kepala BNPB.

Bingung cari tempat camping di Guci Tegal? Cek 5 rekomendasi camping ground terbaik & glamping hits dengan view pinus, kolam air panas, serta fasilitas lengkap!








