Dia menjelaskan, adanya informasi tersebut dirinya langsung meminta menu MBG Ramadan punya anaknya untuk dibuang. Hal ini agar tidak dimakan oleh anaknya. “Jadi setelah dapat informasi itu saya langsung membuang tahu bakso yang didapat anak saya. Dan ternyata sudah ada siswa yang memakannya,” dia menerangkan.
Lebih lanjut, kata dia, temuan ulat dalam menu MBG Ramadan tersebut sudah disampaikan ke pihak sekolah. Dan dirinya berharap, kejadian tersebut tidak terulang kembali dikemudian hari.
“Anak kami disekolahkan untuk mendapatkan pelajaran, kalau mendapat MBG namun ada ulatnya kita khawatirnya kesehatan anak-anak bagaimana. Jadi, saya harap kejadian ini tidak lagi terulang. Dan ini sudah kami sampaikan ke pihak sekolah untuk diteruskan ke SPPG yang mengirimnya,” pungkasnya.
Hal senada disampaikan wali murid lainnya. Dia mengaku, tempat anaknya sekolah di RA dan SD terdapat menu MBG yang ada hewan kecilnya. Dia berharap kejadian ini tidak ada lagi dikemudian hari karena membahayakan kesehatan siswa jika dikonsumsi.
“Tempat anak saya sekolah di menu MBG tepatnya di tahu baksonya berpenghuni (ada hewannya). Ini kelalainya luar biasa sudah ditegur malah makin parah,” jelasnya.
Sekedar informasi, adanya kabar ada belatung di menu MBG yakni bakso tahu beredar di media sosial (medsos). Dalam video itu diketahui ada belatung di tahu bakso yang menjadi menu MBG kemarin di wilayah Desa Cikakak.
SPPG di Banjarharjo Brebes Diberhentikan Seminggu, Usai Bagikan Menu MBG Berbelatung

Rekomendasi untuk kamu

BPS menggunakan standar minimal satu jam kerja dalam seminggu untuk mengategorikan seseorang sebagai penduduk bekerja. Begini penjelasan dan data ketenagakerjaan terbaru.

Yusril Ihza Mahendra mengungkap bukti awal indikasi makar dalam kasus penyadapan Presiden Prabowo. Penyidik mendalami Pasal 191 dan 193 KUHP Nasional.

Puluhan wali murid SDN Brebes 01 kompak mengenakan baju hitam saat mendatangi Dindikpora Brebes. Mereka mempersoalkan lokasi relokasi sekolah yang disiapkan untuk perluasan RSUD Brebes.

Pengamat Selamat Ginting mengungkap dugaan pemindahan alat sadap dari Mabes Polri ke rumah sejumlah jenderal. Ia juga menyinggung dugaan pendanaan dari judi online, narkoba, dan tambang ilegal.

Bareskrim mengungkap dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh sejak 2025. Tiga jenderal Polri menjadi tersangka setelah sistem LIMS diduga disalahgunakan.







