BREBES – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Sultan Agung, tepatnya di depan Gendeng Santan, Kelurahan Brebes, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Rabu (28/10/2026) pagi. Seorang pengendara sepeda motor Honda Vario meninggal dunia setelah terjatuh dan terlindas truk Mitsubishi Colt Diesel.
Korban diketahui berinisial MR, 18 tahun, warga Desa Tembelang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes. Ia mengendarai Honda Vario bernomor polisi G-3930-IU saat kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.
Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Brebes, Ipda Arenas Bayu Setyadi mengatakan, kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah selatan menuju utara. Setibanya di lokasi kejadian, korban berupaya mendahului truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi E-9204-MA yang melaju searah di depannya.
Namun, saat mendahului melalui sisi kiri truk, sepeda motor diduga tidak memiliki ruang gerak yang cukup. Kendaraan korban kemudian menyerempet bagian kiri truk hingga terjatuh.
Nahas, korban terjatuh ke kolong kendaraan dan terlindas truk tersebut. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka parah di bagian kepala, lecet pada tangan kanan, serta memar di sisi kanan perut.
“Pengendara Honda Vario mendahului kendaraan truk dari sebelah kiri. Karena kurang ruang gerak yang cukup, sepeda motor menyerempet bodi kiri truk, kemudian terjatuh dan pengendaranya masuk kolong hingga terlindas,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Brebes.
Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Brebes. Sedangkan truk tersebut dikemudikan Samsudin, 53, warga Limbangan Wetan, Kecamatan Brebes.
Dia melanjutkan, petugas telah melakukan sejumlah tindakan setelah menerima laporan kecelakaan tersebut. “Petugas mendatangi tempat kejadian perkara, mengecek korban di rumah sakit, mengevakuasi kendaraan yang terlibat, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian,” ungkapnya.
Dia mengatakan, peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk berhati-hati ketika mendahului kendaraan berukuran besar. Pengendara perlu memastikan jarak, ruang gerak, dan kondisi lalu lintas benar-benar aman sebelum berpindah jalur.
“Mendahului truk dari sisi kiri, terlebih ketika ruang gerak terbatas, dapat menempatkan pengendara sepeda motor dalam posisi berbahaya apabila terjadi senggolan atau kehilangan keseimbangan,” tandasnya.













