Ratusan Juta hingga Rp2 Miliar per Sekolah, 434 Sekolah di Brebes dapat Revitalisasi 2026

Program revitalisasi sekolah di Kabupaten Brebes 2026
Salah satu SMP N di Kabupaten Brebes ada pekerjaan konstruksi setelah mendapat bantuan pemerintah program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026. (Foto: Istimewa)

309 Sekolah Sudah Mulai Dikerjakan
Dari keseluruhan penerima program, pekerjaan revitalisasi pada 309 satuan pendidikan telah berjalan. Sementara sebagian penerima lainnya masih berada dalam tahapan administrasi sebelum pekerjaan fisik dimulai.

Untuk PAUD, misalnya, dari 229 sekolah penerima, 104 sekolah sudah mulai mengerjakan proyek, sedangkan 125 sekolah masih dalam proses administrasi.

Dengan demikian, angka 309 sekolah yang telah berjalan merupakan capaian keseluruhan program lintas jenjang, sedangkan angka 104 dan 125 merupakan rincian khusus untuk penerima program PAUD.

Herkusnadi mengatakan progres pekerjaan revitalisasi di sekolah penerima saat ini berada pada kisaran 35 hingga 70 persen. Seluruh pekerjaan yang masuk program revitalisasi 2026 ditargetkan selesai paling lambat 31 Desember 2026.

Dindikpora Hanya Mengawasi
Pelaksanaan revitalisasi dilakukan secara swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP). Dindikpora Brebes tidak menentukan besaran anggaran yang diterima masing-masing sekolah. Pemerintah daerah berperan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dindikpora Brebes, Aditya Perdana, menegaskan besaran anggaran ditetapkan oleh pemerintah pusat. “Besaran tergantung kementerian dari pusat. Dari dinas hanya pengawas. Kalau bimbingan teknis hanya sekolah dan kementerian,” kata Aditya.

Menurut dia, revitalisasi diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan sekolah, tetapi juga meningkatkan sarana dan prasarana yang mendukung proses pembelajaran.

“Program revitalisasi ini bagus dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan. Sekolah bagus, siswa KBM nyaman, dan guru bisa lebih nyaman dalam mengajar anak-anak,” ujarnya.

Dengan program tersebut, ratusan satuan pendidikan di Brebes ditargetkan memiliki fasilitas yang lebih layak. Namun, besaran anggaran yang diterima tetap berbeda-beda karena disesuaikan dengan kebutuhan revitalisasi masing-masing sekolah.