Di tengah perjalanan, remaja inidihentikan seseorang yang menanyakan tujuan Adnan dan merekam dirinya. Dalam percakapannya di dalam video, Adnan mengaku sebagai warga Desa Kalierang Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes.
Adnan mengaku ingin bertemu dengan sosok yang ia kagumi, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM). Adnan ingin menyampaikan langsung permintaan bantuan kepada sosok pemimpin yang ia yakini bisa memahami keadaannya.
Menurut penuturan Kepala Desa Kalierang, Irma Hamdani, berdasarkan cerita dari tetangga Adnan bernama Tuti Sri Wahyuningsih, kehidupan bocah ini memang tidak mudah.
Adnan adalah anak yatim piatu. Sejak kecil, ia diasuh oleh paman dan bibinya di Dukuh Kampung Baru, Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.
Ia sempat mengenyam pendidikan di SD Kalierang 01 dan SMP Negeri 2 Bumiayu. Namun perjalanannya di bangku sekolah harus terhenti di kelas 2 SMP karena dikeluarkan akibat beberapa persoalan.
Dia melanjutkan, warga sebenarnya tidak tinggal diam. Warga juga sempat mencoba menyekolahkan Adnan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) secara gratis, namun Adnan menolak.
Atas inisiatif warga dan demi masa depannya, Adnan kemudian ditempatkan di Panti Asuhan Muhammadiyah yang berada di Jalan Lingkar Bumiayu. Harapannya, ia bisa mendapatkan pendidikan dan kehidupan yang lebih baik.
Bupati Paramitha Jemput Adnan Prasetyo yang Kayuh Sepeda Demi Bertemu KDM di Subang

Rekomendasi untuk kamu

Yusril Ihza Mahendra mengungkap bukti awal indikasi makar dalam kasus penyadapan Presiden Prabowo. Penyidik mendalami Pasal 191 dan 193 KUHP Nasional.

Puluhan wali murid SDN Brebes 01 kompak mengenakan baju hitam saat mendatangi Dindikpora Brebes. Mereka mempersoalkan lokasi relokasi sekolah yang disiapkan untuk perluasan RSUD Brebes.

Pengamat Selamat Ginting mengungkap dugaan pemindahan alat sadap dari Mabes Polri ke rumah sejumlah jenderal. Ia juga menyinggung dugaan pendanaan dari judi online, narkoba, dan tambang ilegal.

Bareskrim mengungkap dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh sejak 2025. Tiga jenderal Polri menjadi tersangka setelah sistem LIMS diduga disalahgunakan.

“Anggaran kami Rp7 miliar untuk jembatan dan perbaikan jalan. Penanganan jembatan ini sekitar Rp3 miliar….







