BREBES – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Tegal membuka layanan penukaran uang baru dalam program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2025.
Setidaknya ada 58 titik layanan penukaran di eks karesidenan Pekalongan, Jawa Tengah yang terbagi dalam empat periode dalam kurun waktu 6-26 Maret 2026.
Sebelum menukarkan uang baru, masyarakat bisa melakukan pemesanan terlebih dahulu secara online via Pintar BI, https://pintar.bi.go.id.
Antusiasme masyarakat untuk menukarkan baru cukup besar. Salah satunya saat kas keliling membuka layanan penukaran di kawasan Islamic Center Brebes, Jawa Tengah, Jumat 14 Maret 2025.
Pantauan di lapangan, nampak warga rela antre sejak sebelum layanan dibuka mulai pukul 09.00 WIB. Warga yang datang dipersilakan duduk di kursi yang tersedia sebelum melakukan registrasi ulang dan menuju mobil layanan penukaran uang.
Dua jam dibuka, proses penukaran berjalan cukup praktis dan efisien. Proses tukar uang baru tahun ini memang dirancang lebih sederhana dan nyaman.
Pemohon cukup memenuhi syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan. Dimulai wajib mendaftar melalui aplikasi Pintar BI, memilih lokasi dan jadwal yang tersedia.
Menjelang Lebaran, KPw BI Tegal Buka 58 Titik Layanan Penukaran Uang Baru

Rekomendasi untuk kamu

Pemerintah berencana membuka pendaftaran CPNS November 2026. Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut rekrutmen untuk menggantikan PNS pensiun dan memenuhi kebutuhan program prioritas.

Pemerintah dan DPR sepakat mengangkat seluruh PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027. Kebijakan berlaku untuk guru, tenaga kesehatan, Damkar, Satpol PP hingga tenaga teknis.

Sultan HB X Sentil Wacana Pajak Tukang Cukur hingga Tukang Pijat: Jangan Semua Dipajaki Seperti VOC!
Sri Sultan HB X menyindir wacana perluasan pajak hingga jasa tukang cukur dan tukang pijat. Ia meminta pemerintah menerapkan pajak secara proporsional dan tidak membebani rakyat kecil.

BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes memperketat pengawasan terhadap kepala sekolah negeri. Sebanyak 40 kepala sekolah…








