BREBES – Sungai Babakan di Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes meluap, Sabtu 10 Mei 2025 malam. Akibat luapan sungai itu sedikitnya ada enam desa sempat terendam banjir. Minggu 11 Mei 2025, banjir mulai surut.
Plt Kepala Laksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes Wibowo Budi Santoso membenarkan luapan sungai tersebut. Ada enam desa yang terdampak banjir tersebut.
Enam desa itu di antaranya Desa Cikeusal Lor, Cikeusal Kidul, Karangmalang, Padakaton, Dukuhturi dan Desa Ketanggungan. Untuk ketinggian banjir akibat luapan Sungai Babakan di tiap desa berbeda-beda.
“Di Desa Cikeusal Lor dan Kidul ketinggian banjir antara 30-40 centi. Kemudian di Desa Karangmalang untuk ketinggian mencapai 120 centi, di Desa Dukuhturi, Ketanggungan dan Padakaton ketinggian mencapai 40 centi,” katanya saat dikonfirmasi.
Dia juga menerangkan, untuk saat ini ketinggian air sudah mulai surut. Hanya saja, ada beberapa lokasi di Desa Karangmalang yang ketinggian air masih berada di sejumlah titik.
“Saat ini air sudah mulai surut, dan warga saat ini mulai melakukan pembersihan,” terangnya.
Untuk jumlah rumah yang terdampak, lanjut dia, saat ini masih dilakukan assessment terhadap dampak banjir akibat luapan Sungai Babakan. “Untuk jumlah rumah yang terdampak banjir masih kita data,” pungkasnya.
Sekedar informasi, untuk mengetahui kondisi banjir di sejumlah desa, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma akan meninjau langsung keberapa lokasi yang terdampak banjir.
Sungai Babakan Brebes Meluap, 6 Desa di Ketanggungan Terendam Banjir

Rekomendasi untuk kamu

Pemerintah berencana membuka pendaftaran CPNS November 2026. Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut rekrutmen untuk menggantikan PNS pensiun dan memenuhi kebutuhan program prioritas.

Pemerintah dan DPR sepakat mengangkat seluruh PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027. Kebijakan berlaku untuk guru, tenaga kesehatan, Damkar, Satpol PP hingga tenaga teknis.

Sultan HB X Sentil Wacana Pajak Tukang Cukur hingga Tukang Pijat: Jangan Semua Dipajaki Seperti VOC!
Sri Sultan HB X menyindir wacana perluasan pajak hingga jasa tukang cukur dan tukang pijat. Ia meminta pemerintah menerapkan pajak secara proporsional dan tidak membebani rakyat kecil.

BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes memperketat pengawasan terhadap kepala sekolah negeri. Sebanyak 40 kepala sekolah…








