Paramitha juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat yang terus bergerak bersama dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Brebes optimistis angka stunting dapat terus ditekan. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan anak, tetapi juga menjadi fondasi lahirnya sumber daya manusia yang unggul untuk mendukung terwujudnya Brebes Beres dan menyongsong Indonesia Emas 2045.
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Brebes Ineke Tri Sulistyowaty, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Hendri Adi Komara, Kepala DP3KB Kabupaten Brebes Eni Listiana, Camat Paguyangan Koko Kusnanto, jajaran Forkopimcam, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta masyarakat penerima manfaat.
Bantuan Gizi untuk 300 Balita, Pemkab Brebes Perkuat Upaya Cegah Stunting Sejak Dini

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

“Anggaran kami Rp7 miliar untuk jembatan dan perbaikan jalan. Penanganan jembatan ini sekitar Rp3 miliar….

Menko PM Muhaimin Iskandar meminta Brebes mendapat perhatian khusus karena menjadi kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Tengah. Gubernur, bupati, BUMN, dan pesantren diminta bergerak cepat.

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma melantik 97 pejabat menggunakan sistem manajemen talenta. Sekda Tabroni menegaskan promosi berdasarkan kompetensi, bukan like and dislike.

Bus Gunung Harta N 7387 UA terbakar di Tol Brebes KM 263 saat perjalanan Madura-Jakarta. Sebanyak 28 penumpang selamat.

Pemkab Brebes mempercepat penertiban kabel fiber optik (FO). Bupati Paramitha meminta provider mematuhi aturan daerah dan kewajiban pajak maupun retribusi.







