BREBES – Puluhan warga Desa Kamal Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes melakukan aksi protes jalan rusak. Mereka melakukan aksi protes di ruas jalan kabupaten penghubung tiga desa di dua kecamatan.
Aksi protes dengan menanam jagung di tengah jalan rusak ini dilakukan oleh puluhan warga yang dipimpin tokoh agama atau kiai. Video aksi protes warga ini viral di media sosial facebook.
Dalam video yang berdurasi 4 menit 3 detik itu, terlihat seorang mengenakan pakaian seperti ulama menyampaikan protes kepada Bupati Brebes terkait kondisi jalan rusak di desanya.
Sementara puluhan orang yang berada di belakangnya menyimak apa yang disampaikan seorang tokoh agama tersebut. Sebagian dari mereka memegang batang tanaman jagung yang ditancapkan di jalan rusak dan berlubang.
Sementara ada satu orang lainnya yang memegang cangkul dan siap menggali jalan rusak tersebut. Mereka nampak mengikuti arahan tokoh agama yang menyampaikan kritik tersebut.
“Masyarakat Desa Kamal, ini video kami tunjukan kepada yang terhormat Bupati Brebes, yang terhormat Gubernur Jawa Tengah, yang terhormat bapak dewan yang mewakili DPRD Brebes, dapil tiga khususnya. Kardono, Pak Haji Zubad, Pak Heru, Pak Heri, dan yang lain. Saya datang ke sini itu tahun 2000 pengajian di sini, tapi ternyata jalan belum ada sentuhan manis dari negara dari pemerintah,” papar seorang berkopiah putih itu, dikutip Kamis 10 April 2025.
Seseorang yang mengaku kiai dan memiliki banyak santri itu menyampaikan, saat pencalonan legislatif, banyak caleg yang menjanjikan akan memperbaiki jalan rusak.
Kiai Pimpin Protes Jalan Rusak di Brebes, Bawa Cangkul dan Tanam Pohon Jagung di Jalan

Rekomendasi untuk kamu

Yusril Ihza Mahendra mengungkap bukti awal indikasi makar dalam kasus penyadapan Presiden Prabowo. Penyidik mendalami Pasal 191 dan 193 KUHP Nasional.

Puluhan wali murid SDN Brebes 01 kompak mengenakan baju hitam saat mendatangi Dindikpora Brebes. Mereka mempersoalkan lokasi relokasi sekolah yang disiapkan untuk perluasan RSUD Brebes.

Pengamat Selamat Ginting mengungkap dugaan pemindahan alat sadap dari Mabes Polri ke rumah sejumlah jenderal. Ia juga menyinggung dugaan pendanaan dari judi online, narkoba, dan tambang ilegal.

Bareskrim mengungkap dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh sejak 2025. Tiga jenderal Polri menjadi tersangka setelah sistem LIMS diduga disalahgunakan.

BREBES – Perbaikan Jembatan Sitanggal di Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, ditargetkan rampung sebelum perayaan Natal…







