Karena itu, ia meminta masyarakat tidak salah memahami seolah-olah pemerintah akan mengejar tukang cukur, tukang pijat, maupun pedagang kecil untuk dikenai pajak.
Polemik ini memperlihatkan bahwa upaya meningkatkan penerimaan negara harus dibarengi kejelasan aturan dan perlindungan terhadap pelaku ekonomi kecil.
Negara memang membutuhkan pajak untuk membiayai pembangunan. Namun, mengejar penerimaan tidak boleh dilakukan dengan mengabaikan kemampuan masyarakat.
Pesan Sultan cukup tegas: pajak harus adil dan proporsional. Jangan sampai masyarakat kecil yang sedang berjuang mencari nafkah justru menjadi sasaran perluasan pungutan negara.













